Pra-rancangan Pabrik Xylitol dari Ampas Tebu dengan Metode Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 1.600 Ton/Tahun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pabrik xylitol dari ampas tebu dirancang dengan kapasitas sebesar 1.600
ton/tahun dengan waktu operasi selama 330 hari/tahun. Kapasitas produksi perharinya
adalah sebesar 4,848 ton/hari. Proses produksi terbagi menjadi 5 tahap yaitu persiapan
bahan baku, hidrolisis, pemurnian xilosa, hidrogenasi, dan pemurnian xylitol. Proses
persiapan bahan baku dimulai dari ampas tebu disimpan didalam gudang penyimpanan
ampas tebu yang di lengkapi dengan kelembapan udara dan kontrol temperature. ampas
tebu dikecilkan menjadi ukuran 1-2 mm. Partikel yang dihasilkan kemudian diproses
menggunakan metode Steam explosion, yaitu perlakuan suhu dan tekanan tinggi yang
diakhiri dengan pelepasan tekanan secara batch. Proses ini berlangsung dalam tiga
tahap: pressurization (tekanan 13 atm dan suhu 191,61°C). Tujuan dari proses ini
adalah memecah struktur lignoselulosa sehingga hemiselulosa menjadi lebih mudah
larut dan diekstraksi. Slurry hasil ledakan selanjutnya dicuci dan disaring untuk
memisahkan fase cair yang mengandung hemiselulosa dari residu padat berupa
selulosa dan lignin. Larutan yang kaya hemiselulosa kemudian menjalani proses
hidrolisis enzimatis menggunakan enzim xilanase, guna mengonversi xilan menjadi
xilosa—gula lima karbon yang menjadi bahan baku utama pembuatan xylitol. Reaksi
ini bersifat endotermis, dengan rasio massa xilan terhadap xilanase sebesar 2:1, dan
tingkat konversi gula pereduksi dari hemiselulosa ke xilosa mencapai 88%. Proses
berlangsung dalam reaktor berpengaduk kontinu pada suhu 80°C, tekanan 1 atm,
selama 4 jam. Larutan yang mengandung xilosa kemudian dipanaskan dan ditekan agar
sesuai dengan kondisi reaksi tahap berikutnya, yaitu hidrogenasi. Dalam tahap ini,
xilosa direaksikan dengan gas hidrogen dalam reaktor berisi katalis Ruthenium sebesar
5% dari massa xilosa, menggunakan reaktor jenis Fixed Bed Reactor (FBR). Reaksi
berlangsung secara endotermis pada suhu 100°C dan tekanan 20 atm selama 30 menit,
dengan aliran xilosa dan hidrogen yang bergerak berlawanan arah. Pada tahap akhir,
larutan didinginkan dan dikristalkan untuk memperoleh xylitol dalam bentuk padat dan
menghasilkan perolehan xilitol murni dengan tingkat kemurnian 96 %. Utilitas
pendukung proses meliputi kebutuhan air sebesar 7031,659 kg/jam, kebutuhan steam
sebesar 540,603 kg/jam, kebutuhan listrik sebesar 342,17 kW/jam, dan kebutuhan
bahan bakar sebesar 1284,7148 L/hari. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah
Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah karyawan sebanyak 108 orang yang terdiri dari
karyawan shift dan non-shift. Berdasarkan analisis ekonomi dihasilkan Annual Cash
Flow (ACF) sebesar 33,31%, Pay Out Time (POT) sebesar 2,70 tahun, dan Break Event
Point sebesar 43,96%. Hasil dari evaluasi ekonomi dapat disimpulkan bahwa pabrik
xylitol dengan kapasitas 1.600 ton/tahun ini layak untuk didirikan.
Description
Reuploud file repositori 1 april 2026_Firli
