Representasi Perempuan dalam Novel Maria Tsabat Karya Herlinatiens Kajian Stilistika
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Novel Maria Tsabat karya Herlinatiens ini karena dalam novel tersebut
menceritakan tentang masalah perasaan seorang wanita yang ingin dicintai akan
tetapi pantang untuk mengemis cinta dan masalah ketegaran seorang wanita yang
suka memberontak dalam diam, kepribadian yang dimiliki Maria begitu unik.
Pemikirannya yang cerdas selalu mengamati keadaan sekitarnya bahkan dia sering
kali mengkritik LSM
1
yang ia curigai berdiri hanya ingin mengambil uang dari
donatur. Selain itu kehidupan rumit yang terdapat didalamnya, tokoh utama yaitu
Maria menjadi seseorang yang menginspirasi seorang fotografer yaitu Canang.
Laki-laki yang terinspirasi dengan tokoh Maria karena kepribadian Maria,
Canang seorang fotografer yang ingin mengadakan pameran foto-foto tentang
Maria dan selalu menginspirasi kepribadian Canang. Canang juga mewawancarai
Romo salah satu dosen Maria yang selalu tidak satu pemikiran dengan Maria,
Romo selalu membenarkan LSM akan tetapi Maria tidak. Romo juga mampu
membuat Maria mencintainya. Canang juga mewawancarai Jhon yang juga
merupakan salah satu dosen Maria yang menjadikan Maria asistenya,. Maria
selalu mengikuti Jhon kemanpun John pergi. Novel ini juga menceritakan kisah
hidup Canang dan orang-orang di sekelilingnya. Dalam novel Maria Tsabat ini
banyak diceritakan pendapat tentang kehidupan Maria dari beberapa tokoh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan terhadap gaya bahasa
pada novel Maria Tsabat karya Herlinatiens. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan memakai pendekatan struktural
dan stilistika. Pendekatan struktural dipakai untuk mempermudah memahami
unsur-unsur intrisik novel, yaitu tema, tokoh dan penokohan , konflik serta latar.
Pendekatan stilistika dipakai untuk menganalisis gaya bahasa, gaya
kepengarangan, konteks sosial budaya, pandangan hidup, dan ideologi pengarang.
Rumusan masalah dalam penelitian dalam novel Maria Tsabat karya
Herlinatiens sebagai berikut, 1) bagaimana keterjalinan unsur-unsur struktural
yang membangun dalam novel, meliputi: tema, penokohan dan perwatakan,
konflik, latar, serta keterjalinan antar unsur-unsur tersebut; 2) bagaimana
pembacaan stilistika dalam novel Maria Tsabat karya Herlinatiens dari sudut
pandangan stilistika deskriptif dan stilistika genetis serta representasi perempuan.
tujuan umum dalam analisis novel Maria Tsabat karya Herlinatiens; 1)
mendeskripsikan unsur-unsur dan keterjalinan secara struktural yang membangun
dalam novel, meliputi: tema, penokohan dan perwatakan, konflik, latar; 2)
mendiskripsikan pembacaan stilistika dalam novel dari sudut pandangan stilistika
deskriptif dan stilistika genetis serta representasi perempuan.
Adapun langkah-langkah metode kualitatif deskriptif dalam penelitian ini
sebagai berikut. 1) Mencari data dengan cara membaca dan memahami novel; 2)
Mengelola data dengan mengklasifikasikan data yang terkait dengan unsur
struktural dan kajian stilistika; 3) Menganalisis data dengan menggunakan
pendekatan struktural dan kajian stilistika; 4) Menganalisis stilistika, kemudian
dilakukan analisis representasi perempuan; 4) Menarik kesimpulan atau manfaat
dari analisis tersebut, kemudian dilakukan pendekatan struktural.
Pendekatan struktural dipakai untuk menganalisis unsur-unsur dalam teks yaitu,
tema, tokoh dan penokohan, konflik serta latar. Tema mayor dalam novel ini
adalah seorang perempuan pemain biola yang mengalami pahit manis dalam
hidupnya dan tidak dapat mengusai perasaannya sendiri. Tema minor dibagi
menjadi tiga, yaitu ketertarikan seorang fotografer terhadap kisah kehidupan
seorang pemain biola, kisah cinta yang rumit antara seorang dosen dan salah satu
mahasiswinya, kebencian seorang mahasiswa terhadap salah satu pergerakan yang
diikuti oleh dosennya. Tokoh utama dalam novel ini adalah Maria Tsabat, sesuai
dengan judul novelnya. Maria memiliki watak bulat atau round character. Tokoh
bawahannya adalah Romo watak bulat atau round character, Canang yang
memiliki watak datar atau flat character, Haidhar yang memiliki watak datar atau
flat charaacter, John yang memiliki watak bulat atau round character. Novel
Maria Tsabat memiliki konflik antara lain konflik antar manusia dan manusia
terjadi antara Maria dan John, maria dengan Romo, Maria dengan Canang, konflik
batin terjadi pada Maria. Latar tempat dalam novel antara lain terjadi pada saat di
Yogyakarta, di dalam kapal, Bali, terminal, benteng tua. Lingkungan kehidupan
dalam novel ini terjadi di lingkungan Bali dan Yogyakarta. Sistem kehidupan
yang di pakai dalam novel ini juga sistem kehidupan dalam daerah Bali dan
Yogyakarta. Alat-alat kehidupan yang digunakan dalam novel ini antara lain botol,
ranjang kasur dan bantal, meja. Latar waktu dalam novel ini terjadi saat tengah
malam, malam hari, dan juga siang hari.
Herlinatiens tidak menggunakan ideologi tertentu dalam menulis sebuah
novel namun dia mengambil semua ideologi diambil untuk dijadikan satu yang
sesuai dengan apa yang ingin dia tulis, dalam setiap novelnya dia ingin
membentuk seorang perempuan yang kuat, cerdas memiliki kwalitas yang cukup
untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab, dan juga tentang politik
dan mulai masuknya kebudayaan asing. Sehingga kebudayaan asing yang
akhirnya banyak digunakan oleh kalangan anak-anak muda zaman sekarang. Serta
ingin mengungkapkan representasi perempuan menurut budaya Jawa dalam
representasi perempuan dalam benturan budaya, representasi perempuan dalam
politik pergerakan, representasi perempuan dalam romantisme kehidupan.
Description
reupload file repositori 1 april 2026_kurnadi/hendra
