Optimasi Komposisi Makanan pada Individu Penyandang Hiperkolesterolemia dengan Real Code Genetic Algorithm
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Skripsi ini membahas solusi optimal untuk mengatur pola makan individu
dengan hiperkolesterolemia, yakni kondisi medis yang ditandai dengan tingginya
kadar kolesterol dalam darah, yang berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi hiperkolesterolemia di
Indonesia, serta tantangan dalam merancang pola makan personal yang seimbang
dari sisi nutrisi, preferensi individu, dan batas konsumsi tertentu seperti kalori dan
lemak jenuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem
berbasis algoritma genetika bertipe Real Code Genetic Algorithm (RCGA) untuk
mengoptimalkan komposisi makanan yang sesuai dengan kebutuhan penderita.
RCGA dipilih karena kemampuannya dalam menangani permasalahan optimasi
numerik secara lebih tepat dibanding algoritma genetika konvensional yang
berbasis biner. RCGA menggunakan bilangan real dalam representasi kromosom,
memudahkan pemodelan data nutrisi yang kontinu seperti jumlah kalori, protein,
dan serat dalam makanan. Algoritma ini melalui tahapan seperti inisialisasi
populasi, seleksi, Crossover, dan mutasi untuk menghasilkan solusi optimal. Proses
ini memungkinkan pencarian kombinasi makanan yang mendekati kebutuhan riil
pengguna dalam hal gizi dan batasan konsumsi. Dataset yang digunakan berasal
dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2017, mencakup lebih dari 1.000
data bahan makanan. Setiap bahan dianalisis kandungan kalorinya, protein, lemak,
karbohidrat, dan seratnya. Data ini diproses melalui tahapan cleaning dan preprocessing untuk memastikan hanya bahan makanan yang layak konsumsi dan
sesuai kebutuhan penderita hiperkolesterolemia yang digunakan. Selain itu, menu
makanan yang dihasilkan mempertimbangkan waktu makan (pagi, siang, sore,
camilan) dan kombinasi sumber nutrisi dari berbagai kelompok makanan. Model
RCGA disusun secara bertingkat (nested genetic algorithm), yang terdiri dari dua
iterasi: iterasi luar menentukan kombinasi bahan makanan per hari, dan iterasi
dalam menentukan jumlah gramasi dari tiap bahan makanan. Setiap kromosom
dalam iterasi luar terdiri dari 14 gen, mewakili sajian makan lengkap selama satu
hari. Selanjutnya, nilai fitness dihitung berdasarkan seberapa dekat menu makanan
dengan target kalori dan nutrisi pengguna, dengan penalti diberikan jika melebihi
ambang batas yang ditentukan. Pengujian algoritma dilakukan dengan berbagai
variasi parameter seperti ukuran populasi, jumlah generasi, dan tingkat
Crossover/mutasi, baik untuk iterasi luar maupun dalam. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa RCGA mampu menghasilkan komposisi makanan yang
mendekati target kebutuhan gizi dengan nilai fitness optimal. Menu yang dihasilkan
dapat digunakan untuk satu minggu penuh dan telah disesuaikan dengan kondisi
fisik pengguna (berat badan, tinggi, usia, jenis kelamin, aktivitas harian).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa RCGA efektif digunakan untuk
optimasi komposisi makanan pada penderita hiperkolesterolemia. Sistem yang
dikembangkan mampu menghasilkan rekomendasi menu yang sesuai dengan
kebutuhan energi dan nutrisi harian, serta memperhatikan variasi makanan. Selain
memberikan kontribusi dalam bidang ilmu komputer terapan, penelitian ini juga
diharapkan memberi manfaat praktis bagi penderita hiperkolesterolemia dalam
mengelola pola makan mereka secara sehat dan terukur.
Description
Reuploud file repositori 1 april 2026_Firli
