Pengaruh Model Pjbl Berbasis Engineering Design Process pada Pembelajaran Ipa Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pembelajaran IPA merujuk pada kegiatan belajar yang lebih menekankan pada pemberian pengetahuan dan pengalaman langsung dengan mengembangkan kompetensi agar siswa bisa menemukan, menjelajahi, dan memahami konsep atau juga fenomena-fenomena yang ada di alam sekitar secara ilmiah (Kanga et al., 2022). IPA membekali siswa dengan ide, pengetahuan, dan konsep mengenai lingkungan alam, yang diperoleh dari pengalaman pada sekumpulan proses ilmiah. Proses yang melibatkan siswa secara langsung dapat berdampak pada meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa (Panggabean et al., 2021). Adapun, menurut Putri et al., (2021) menyatakan bahwa kegiatan belajar IPA sering dikatakan sebuah pengiriman pengetahuan yang berdampak pada pengembangan kemampuan berpikir kritis. Tingkat rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di akibatkan karena pendekatan pembelajaran hanya berpusat pada guru dan menghafal saja daripada pengembangan berpikir siswa, sehingga mengakibatkan siswa kesulitan untuk menyampaikan ide gagasannya dalam proses pembelajaran (Kartika et al., 2020). Menurut Pasaribu et al., (2020) penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis dipengaruhi oleh siswa yang pasif dan cenderung lebih mendengarkan guru saat pembelajaran berlangsung terlebih lagi pembelajaran tersebut menjadi monoton dan tidak menarik, hal tersebut membuat siswa merasa sangat bosan sehingga kegiatan pembelajaran kurang efektif. Solusi untuk memaksimalkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA yatu melibatkan siswa secara penuh selama pembelajaran berlangsung, sehingga dapat merangsang kemampuan untuk berinteraksi aktif dan mengeksplorasi pengetahuan bersama guru (Astuti et al., 2019). Solusi lain yang dapat diterapkan adalah salah satunya dengan mengaplikasikan model PjBL yang dikombinasi dengan EDP. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh dan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMP dengan penerapan model pembelajaran PjBL dengan pendekatan EDP pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif menggunakan jenis quasi experiment control group design. Seluruh siswa kelas VII menjadi populasi penelitian yang terlaksana di MTsN 2 Jember pada saat semester ganjil tahun 2024/2025. Purposive sampling dilaksanakan dalam mengambil sampel yang dipergunakan dalam penelitian ini, selain itu juga dilakukan wawancara guru dan observasi. Teknik analisa data yang diterapkan dalam mengetahui pengaruh model PjBL berbasis Engineering Design Process pada data keterampilan berpikir kritis menggunakan uji Komogorov-Smirnov. Uji hipotesis statistik atau uji T-test pada data keterampilan berpikir kritis dengan menerapkan uji Independent Sample T-test. Persentase didapatkan dari analisis nilai pretest dan posttest yang diketahui dengan menerapkan uji N-Gain. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh signifikansi nilai p<0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model PjBL dengan berbasis EDP. Berdasarkan hasil dari kedua kelas diperoleh hasil N-gain pada kelompok eksperimen lebih tinggi dengan skor 0,82 pada indikator self-regulation dibandingkan dengan kelompok kontrol memperoleh skor N-gain sebesar 0,14 pada indikator evaluation. Sehingga berdasarkan hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan diterapkannya model pembelajaran PjBL berbasis EDP.

Description

Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By