Strategi Pengembangan Usahatani Tembakau Voor Oogst di Masa Perubahan Iklim di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tembakau merupakan salah satu tanaman pertanian yang banyak di
hasilkan di Kabupaten Jember. Jenis tembakau yang banyak dibudidayakan salah
satunya ialah tembakau voor oogst kasturi. Sentra produksi tembakau voor oogst
kasturi ialah Desa Plalangan Kecamatan Kalisat. Iklim merupakan salah satu
penentu hasil produksi pertanian, sama halnya dalam kegiatan budidaya tembakau
voor oogst kasturi. Budidaya tembakau voor oogst kasturi di Desa Plalangan
Kecamatan Kalisat masih dihadapkan pada permasalahan perubahan iklim.
Tembakau voor oogst kasturi merupakan jenis tembakau yang ditanam pada akhir
musim penghujan dan dipanen pada musim kemarau. Perubahan iklim akan
menyebabkan adanya serangan hama, kerusakan pada tanaman, gagal panen
sehingga pendapatan juga akan menurun. Perlu adanya pengetahuan terkait
strategi pengembangan yang dapat dilakukan oleh petani tembakau voor oogst
kasturi di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat di masa perubahan iklim untuk
meminimalisir kerugian.
Tujuan dadri penelitian ini adalah : (1) mengetahui strategi pengembangan
usahatani tembakau voor oogst kasturi di masa perubahan iklim di Desa Plalangan
Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Penentuan lokasi dalam penelitian ini
ditentukan secara sengaja (purposive method), dikarenakan Kecamatan Kalisat
merupakan kecamatan dengan produksi tembakau voor oogst kasturi terbesar dan
Desa Plalangan merupakan sentra tembakau voor oogst kasturi di Kecamatan
Kalisat. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif dan analitik
Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan kajian
dokumen. Jumlah sample yang digunakan adalah 30 petani yang ditentukan secara
sengaja (purposive sampling). Analisis strategi pengembangan dilakukan dengan
menggunakan metode SWOT (Strenght, Weakness, Opportunities, dan Weakness)
dengan memperhatikan Internal Strategic Factors Analysis Summary (IFAS) dan
Eksernal Strategic Factors Analysis Summary (EFAS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya: (1) terdapat beberapa faktor
Internal dan eksternal sehingga kemudian diperoleh nilai IFAS sebesar 2,08 dan
nilai EFAS sebesar 2,63. Berdasarkan nilai tersebut maka titik temu berada di
bagian grey area (bidang lemah-berpeluang). Bidang ini menunjukkan
bahwasanya usahatani tembakau Voor Oogst Kasturi di Desa Plalangan
Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember pada saat perubahan iklim memiliki
peluang yang perspektif, namun tidak memiliki kompetensi untuk
mengerjakannya karena adanya kelemahan. Strategi yang dapat digunakan ialah
strategi W-O yakni dengan memanfaatkan sentra produksi sebagai sarana
peminjaman modal kepada lembaga keuangan, merencanakan inovasi teknologi
untuk meminimalkan biaya ketika terjadi perubahan iklim dan memanfaatkan
banyaknya perusahaan yang ingin bermitra dengan petani sebagai sarana investasi
permodalan, pengetahuan dan juga sarana adopsi teknologi.
Description
Reuploud file repositori 17 maret 2026_Firli
