Analisis Karakteristik dan Peramalan Kecelakaan Kapal Ikan di Puger Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Puger merupakan bagian dari Kabupaten Jember yang terletak di pesisir
selatan dan berbatasan langsung dengan laut. Kondisi tersebut menimbulkan
aktivitas sosial masyarakat yang berkecenderungan bekerja sebagai nelayan,
aktivitas lain seperti pembangunan-pembangunan dan perbaikan kapal ikan dapat
dengan mudah ditemukan di wilayah tersebut. Akan tetapi upaya dalam perbaikan
dan pembangunan yang dijalankan di Puger masih menggunakan metode
konvensional yang secara tidak langsung akan memungkinkan terjadi risiko
kecelakaan pada kapal ikan. Selain itu kondisi lingkungan yang berada di pesisir
selatan seringkali terjadi gelombang tinggi semakin menambah risiko kecelakaan
kapal ikan di Wilayah Puger.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor kecelakaan
kapal ikan yang terjadi di wilayah Puger dan meramalkan jumlah kejadian
kecelakaan kapal ikan ditahun mendatang. Variabel bebas yang digunakan
peramalan pada penelitian ini berdasarkan hasil dari analasis faktor kecelakaan
kapal yang berada pada tingkatan zona extreme, yaitu : Gelombang Tinggi,
Tubrukan dengan Kapal Lain, Cuaca yang Tidak Dapat Diprediksi, dan Kesalahan
Posisi Kapal Terhadap Arah Datangnya Gelombang. Pada penelitian ini sebab
terjadinya faktor dari Gelombang Tinggi dan Cuaca yang Tidak Dapat Diprediksi
memiliki kesamaan yaitu disebabkan karena faktor cuaca, maka kedua faktor
dianggap satu variabel bebas.
Penelitian ini menggunakan metode Preliminary Hazard Analysis (PHA)
yang digunakan untuk menganalisa faktor kecelakaan kapal ikan yang terjadi di
Puger. Metode PHA menghasilkan bahaya kecelakaan kapal ikan yang sering terjadi
di Puger adalah Kapal Tenggelam. Faktor kecelakaan akibat Kapal Tenggelam
menjadi jenis bahaya dengan accident event atau peristiwa kecelakaan paling
dominan, dimana accident event yang terjadi disebabkan dari : Kondisi Muatan
Berlebih (Overload), Cuaca Tidak Terprediksi, Patahnya Daun Kemudi pada Kapal
Ikan, Patahnya Cadik pada Kapal Ikan, Adanya Kerusakan pada Mesin Kapal Ikan,
Adanya Rembesan pada Kapal (Kebocoran), Kesalahan Posisi Kapal Terhadap
Datangnya Ombak, Cuaca Buruk (Gelombang Tinggi), Tubrukan dengan Perahu
Lain, dan Kompetensi Nelayan.
Peramalan pada penelitian ini menggunakan metode Regresi Linier
Berganda yang digunakan untuk mendapatkan koefisien persamaan regresi.
Persamaan regresi digunkan untuk menentukan jumlah peramalan ditahun
mendatang. Dari hasil peramalan didapatkan pada tahun 2023 jumlah kecelakaan
kapal ikan sebanyak 26 kejadian, dan mengalami kenaikan yang fluktuatif pada
empat tahun berikutnya.
Description
Reuploud file repositori 16 maret 2026_Firli
