Efisiensi Multi Seed Smart Dryer (MSSD) dengan Daya 300 Watt pada Pengeringan Biji Jagung (Zea Mays L)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Proses pengeringan biji jagung (Zea Mays L.) salah satu tahap yang sangat berperan penting untuk menurunkan kandungan air. Biji jagung memiliki kadar air tinggi yang menyebabkan proses pengeringan memerlukan waktu lama. pengeringan secara konvensional dengan memanfaatkan sinar matahari sangat bergantung pada kondisi cuaca, menyebabkan pengeringan menjadi tidak efisien dan berisiko menurunkan kualitas benih. Sehingga pengujian efisiensi Multi Seed Smart Dryer (MSSD) pada pengeringan benih menjadi bagian yang sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengevaluasi efisiensi pada MSSD dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi seperti jumlah bahan dan waktu pengeringan benih jagung. MSSD memiliki daya 300 watt terdapat pada lampu pijar dan kipas exhaust, memiliki 10 rak bahan, thermostat, arduino dan 9 sensor DHT22 sebagai pengukur suhu dan kelembaban di ruang pengeringan. Penelitian ini dimulai dari persiapan, pengukuran kadar air awal, perlakuan massa (10 kg, 20 kg, 30 kg), proses pengeringan menggunakan MSSD, pengukuran kadar air akhir, pengujian daya berkecambah, analisis data (analisis laju pengeringan, analisis kebutuhan energi, perkecambahan, ROI dan efisiensi). Pengaturan suhu ruang sumber panas dengan batas kontrol bawah 40°C dan batas kontrol atas 42°C pada thermostat. Sebaran suhu didalam ruang pengeringan yang relatif memiliki suhu lebih rendah yaitu sekitar 30,92°C – 34,96°C. Hasil pengamatan dengan jumlah bahan yang berbeda telah mencapai kadar air yang diinginkan yaitu sekitar 12,3% dengan lama pengeringan 25 jam, 29 jam, dan 35 jam. Nilai laju pengeringan yang terdapat pada setiap perlakuan memiliki nilai relatif menurun seiring bertambahnya jumlah bahan pada rak yang mengakibatkan udara panas di ruang pengeringan tidak dapat bersirkulasi dengan baik. Besarnya energi yang dipakai akan mempengaruhi biaya listrik yang dikeluarkan selama proses pengeringan berlangsung pengaruh dari lama waktu pengeringan dan energi yang dibutuhkan tinggi. Pada pengujian daya berkecambah mendapatkan hasil kecambah normal 97%, 98%, dan 99%, sedangkan kecambah abnormal sektar 1% - 3%. Nilai ROI akan semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah bahan yang dikeringkan. Sehingga nilai efisiensi terbaik didapatkan pada jumlah bahan 30 kg, sehingga lebih efisien dan hasil tersebut sangat layak untuk dijadikan sebagai acuan dalam pengeringan menggunakan MSSD ditinjau dari energi yang dibutuhkan tidak terlalu besar, waktu proses pengeringan berlangsung cepat, serta sebaran suhu secara fluktuatif sama sampai kadar air yang diinginkan tercapai.

Description

Reupload file repositori 27 Mar 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By