Modelling Kantong Magma Gunung Merapi Menggunakan Data Gravitasi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Gunung merapi salah satu gunung api aktif di Indonesia dan tercatat beberapa kali mengalami erupsi. Gunung Merapi memiliki sejarah erupsi yang tinggi dalam 100 tahun terakhir yang merupakan salah satu gunung api paling aktif di dunia dengan sejarah erupsi yang terjadi setiap 3-5 tahun sekali. Besarnya tingkat erupsi gunung merapi ini diduga berkaitan dengan geometri bawah permukaan gunung, terutama pada kantong magma. Salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk memahami struktur di bawah permukaan gunung api adalah metode gravitasi. Metode gravitasi dilakukan dengan cara mengukur variasi anomali gravitasi bumi, yang timbul akibat perbedaan kerapatan batuan di dalam bumi. Anomali gravitasi digunakan untuk menganalisis struktur bawah permukaan dan mengidentifikasi keberadaan kantong magma di gunung api. Hasil yang diperoleh pada pengolahan data metode gravitasi diolah lebih lanjut menggunakan pemodelan 3D.

Description

reeapload repository maret 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By