Perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar di Kabupaten Situbondo Tahun 1986-2018

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini berjudul Perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar di Kabupaten Situbondo Tahun 198632018, yang dilatarbelakangi oleh pergeseran fungsi pelabuhan di wilayah Situbondo pasca menurunnya peran Pelabuhan Panarukan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, perubahan kelembagaan yang menyertainya, serta dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan penekanan pada teori kelembagaan dan maritim, guna menjelaskan peran institusi dan jaringan pelayaran dalam membentuk dinamika pelabuhan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, terdiri atas tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumbersumber penelitian berasal dari arsip regulasi daerah, dokumen RTRW, laporan instansi, wawancara, serta referensi sekunder berupa karya ilmiah dan media daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Jangkar dibangun sebagai respons terhadap kebutuhan penyeberangan menuju wilayah kepulauan. Sejak diresmikan pada 1986, pelabuhan ini berkembang pesat, terutama setelah diberlakukannya otonomi daerah tahun 2000 yang memberi kewenangan kepada pemerintah kabupaten untuk membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT). Periode 200532017 menjadi fase pertumbuhan dengan penambahan rute, armada kapal, dan volume penumpang. Tahun 2018 menjadi titik penting ketika pengelolaan pelabuhan dijalankan melalui model koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan operator pelayaran nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pelabuhan Jangkar telah berkembang dari pelabuhan lokal menjadi simpul penyeberangan strategis yang menopang konektivitas maritim kawasan timur Indonesia.

Description

Reupload file repositori 02 Mar 2026_Maya

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By