Persepsi Petani terhadap Pupuk Organik Feses Kambing pada Budidaya Cabai Rawit di Kelompok Tani Sumber Tani 12 Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian, termasuk subsektor hortikultura seperti cabai rawit (Capsicum frutescens) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Desa Sukodono, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso merupakan wilayah yang potensial dalam pengembangan budidaya cabai rawit. Namun, petani di wilayah ini menghadapi tantangan berupa kelangkaan pupuk kimia, tingginya biaya produksi, dan dampak negatif dari penggunaan bahan kimia sintetis. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kelompok Tani Sumber Tani 12 menerapkan pupuk organik berbahan dasar feses kambing sebagai alternatif ramah lingkungan. Lokasi penelitian ini yaitu di Kelompok Tani Sumber Tani 12 Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi petani terhadap penggunaan pupuk organik serta pengaruh faktor internal (umur, pendidikan, pengalaman, luas lahan, dan pendapatan) dan faktor eksternal (peran penyuluh dan peran pemerintah desa). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 42 responden. Data dianalisis menggunakan analisis skoring dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani memiliki persepsi yang sangat baik terhadap pupuk organik. Variabel pendidikan formal, pendapatan, peran penyuluh, dan peran pemerintah desa berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani, sedangkan variabel umur, pendidikan nonformal, pengalaman bertani, dan luas lahan tidak berpengaruh signifikan.
Description
Reupload file repositori 10 Mar 2026_Maya
