Pengaruh Profitabilitas dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility Disclosure sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan Berpolusi Tinggi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi pada perusahaan-perusahaan yang tergolong berpolusi tinggi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Nilai perusahaan menjadi indikator penting dalam menilai prospek jangka panjang dan daya tarik investasi, sementara profitabilitas dan leverage mencerminkan kinerja keuangan perusahaan dari sisi efisiensi operasional dan struktur pendanaan. Dalam studi ini, data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, dengan total 153 observasi yang dianalisis menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA), setelah melalui tahapan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi dengan menggunakan alat statistik SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan, sementara leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Interaksi DER_CSR memiliki signifikansi mendekati 0,05, mengindikasikan potensi sebagai moderator lemah, sedangkan interaksi ROA_CSR tidak menunjukkan pengaruh moderasi yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan dan menunjukkan bahwa pengungkapan CSR belum efektif memoderasi hubungan tersebut dalam konteks perusahaan berpolusi tinggi. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti cakupan objek yang terbatas pada perusahaan sektor berpolusi tinggi, penggunaan data sekunder CSR yang mungkin belum sepenuhnya akurat, tidak disertakannya variabel kontrol seperti ukuran perusahaan atau kondisi makroekonomi, serta periode observasi yang relatif singkat (3 tahun). Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya mencakup sektor yang lebih bera gam, menggunakan pengukuran CSR yang lebih komprehensif (misalnya GRI atau ESG score independen), menyertakan variabel kontrol tambahan, dan memperpanjang periode observasi agar hasil yang diperoleh lebih general dan mencerminkan dinamika strategis jangka panjang perusahaan secara lebih akurat.

Description

Reupload file repositori 28 januari 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By