Pengaruh Penggunaan LKPD Berbasis Agrosains terhadap Kemampuan Argumentasi Ilmiah pada Pembelajaran IPA Siswa SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki peran krusial dalam
mengembangkan sikap ilmiah dan keterampilan pemecahan masalah peserta didik.
Fokus utama IPA adalah membekali siswa dengan kemampuan memperoleh ide
dan mengamati fenomena alam sekitar. Dalam paradigma pembelajaran abad ke-21
yang menekankan informasi, komputasi, dan komunikasi, kemampuan argumentasi
ilmiah menjadi fundamental. Argumentasi ilmiah didefinisikan sebagai
keterampilan merumuskan pernyataan yang didukung bukti dan alasan logis,
dengan tujuan meyakinkan serta memengaruhi pihak lain berdasarkan data dan ilmu
pengetahuan.
Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah siswa
masih rendah, sering kali disebabkan oleh kurangnya integrasi kegiatan berargumen
dalam proses pembelajaran. Guru cenderung mendominasi kelas dan pertanyaan
yang diberikan lebih bersifat hafalan, sehingga tidak mendorong siswa untuk
mengembangkan argumen. Kondisi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan
perbaikan dalam proses belajar mengajar, khususnya melalui penggunaan bahan
ajar yang inovatif dan efektif.
Berdasarkan konteks ini, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) diidentifikasi
sebagai media pembelajaran yang krusial untuk mendukung efektivitas
pembelajaran dan memfasilitasi pemahaman materi. Untuk mengatasi rendahnya
kemampuan argumentasi ilmiah, LKPD berbasis agrosains diusulkan sebagai solusi
inovatif. Agrosains sendiri merupakan cabang ilmu yang mengintegrasikan biologi,
kimia, fisika, dan teknologi dalam konteks pertanian berkelanjutan. Dengan
mengintegrasikan agrosains ke dalam LKPD, siswa dapat mengaitkan konsep
ilmiah dengan permasalahan nyata di lingkungan, seperti pertanian lokal atau
keanekaragaman hayati.
Pendapat diatas mendasari peneliti untuk mengkaji pengaruh penggunaan
LKPD berbasis agrosains pada kemampuan argumentasi ilmiah pada pembelajaran
IPA siswa SMP dan mengkaji peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah dengan
penggunaan LKPD berbasis agrosains pada pembelajaran IPA siswa SMP.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen
nonequivalent control group design. Dua kelas VII di SMP Negeri 7 Jember
dijadikan sampel, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan LKPD berbasis
agrosains dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan
melalui pretest dan posttest berupa soal esai yang mengukur tiga indikator utama
argumentasi ilmiah: klaim, bukti, dan justifikasi. Analisis data dilakukan dengan uji
normalitas, uji homogenitas, uji-t, serta perhitungan N-Gain untuk mengevaluasi
peningkatan kemampuan argumentasi siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami
peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah yang signifikan. Rata-rata skor
posttest kelas eksperimen mencapai 87,1 dengan N-gain 0,73 (kategori tinggi), jauh
melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai rata-rata 69,5 dengan N-gain 0,44
(kategori sedang). Peningkatan paling menonjol terlihat pada indikator justifikasi
di kelas eksperimen dengan N-gain 0,79. Ini membuktikan bahwa penggunaan
LKPD berbasis agrosains secara efektif mendorong siswa untuk menyusun
argumen secara lengkap, mulai dari klaim, penyajian bukti, hingga justifikasi
berbasis ilmiah dan kontekstual dari lingkungan sekitar mereka.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis agrosains
pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati berpengaruh signifikan terhadap
peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa SMP. Disarankan agar guru
IPA menggunakan LKPD ini sebagai alternatif media pembelajaran yang sesuai
dengan karakteristik siswa, dan bagi peneliti lain, hasil ini dapat menjadi referensi
untuk penelitian sejenis dengan variabel dan materi berbeda.
Description
Reuploud file repositori 5 maret 2026_Firli
