Pemaknaan Diskusi Politik Di Warung Kopi: Analisis Teori Interaksi Simbolik Terhadap Diskusi Antar Generasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran warung kopi sebagai ruang sosial yang penting dalam
membentuk diskusi politik di Desa Wongsorejo, Banyuwangi. Dengan pendekatan
fenomenologi, fokus utama penelitian ini adalah warung kopi Pak Hamim, yang
berfungsi sebagai pusat interaksi sosial masyarakat. Menggunakan teori interaksi
simbolik, penelitian ini menganalisis cara pengunjung dari berbagai generasi, terutama
generasi X hingga milenial yang berinteraksi dan berdiskusi mengenai isu-isu politik
terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warung kopi bukan hanya sekadar tempat
berkumpul, tetapi juga menjadi literasi politik yang mendukung pertukaran ide dan
perspektif. Diskusi yang berlangsung di warung kopi memungkinkan individu untuk
membentuk identitas sosial dan politik mereka serta menciptakan makna bersama
melalui penggunaan bahasa dan simbol. Kehadiran berbagai generasi di warung kopi
memperkaya percakapan dan memungkinkan terjadinya pertukaran ide yang dinamis.
Selain itu, warung kopi memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi politik
dengan menciptakan lingkungan yang memfasilitasi pengelolaan perbedaan secara
positif. Penelitian ini menekankan bahwa warung kopi tetap relevan sebagai ruang
sosial di era modern dan memperkuat demokrasi melalui diskusi yang terbuka dan
kritis. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai kontribusi ruang publik
tradisional terhadap pembentukan identitas politik masyarakat di Indonesia.
Description
Reaploud Repository February_agus
