Dampak Program SUPERMISKOL (Surat Pernyataan Miskin Online) terhadap Masyarakat Miskin di Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kemiskinan yang masih menjadi isu serius di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Desa Cluring. Desa ini memiliki jumlah penduduk miskin yang cukup tinggi, dengan sebagian besar penduduk bergantung pada sektor pertanian tradisional yang rawan gagal panen dan fluktuatif secara ekonomi. Kondisi tersebut menyebabkan banyak warga kesulitan dalam mengakses layanan dasar, termasuk layanan kesehatan. Sebagai upaya untuk menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program SUPERMISKOL, yaitu Surat Pernyataan Miskin yang dapat diurus secara online. Tujuan dari program ini adalah untuk mempercepat dan mempermudah pengurusan surat keterangan miskin yang menjadi prasyarat bagi warga miskin agar bisa memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis, terutama bagi yang belum terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN. Namun, dalam pelaksanaannya, program ini menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait rendahnya literasi digital masyarakat miskin, minimnya kepemilikan perangkat elektronik seperti handphone, dan seringnya terjadi gangguan teknis pada sistem. Akibatnya, tidak semua warga miskin dapat mengakses layanan ini secara mandiri. Sebagai solusi, mulai tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan perubahan dalam sistem pengurusan SUPERMISKOL, di mana proses pengajuan tidak lagi dilakukan secara individu oleh warga, tetapi dialihkan menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Warga cukup menyerahkan berkas ke kantor desa dan pihak desa yang akan menginput data ke dalam sistem. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu, memperluas akses, dan mengurangi beban administratif masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada informan pokok dan tambahan, observasi langsung di lapangan, serta dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem pengurusan SUPERMISKOL berdampak positif bagi masyarakat miskin. Proses pengurusan menjadi lebih cepat, mudah, dan tidak lagi membebani warga miskin yang sebelumnya kesulitan dengan sistem online. Program ini juga mendorong peran aktif aparat desa dalam mendampingi dan melayani warganya. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa perlu adanya peningkatan sosialisasi dan edukasi digital agar masyarakat dapat lebih memahami manfaat program secara menyeluruh, serta pentingnya evaluasi sistem digital agar tidak terjadi kendala teknis di kemudian hari. Secara keseluruhan, SUPERMISKOL dinilai sebagai program yang relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, serta menjadi salah satu bentuk implementasi digitalisasi pelayanan sosial yang inklusif dan adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat desa.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 27

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By