Rancang Bangun Sistem Artificial Light untuk Mendukung Kegiatan Indoor Farming Microgreens Sawi (Brassica juncea L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Perubahan iklim memberikan dampak dan pengaruh besar terutama pada
sektor pertanian. Beberapa permasalahan yang muncul akibat adanya perubahan
iklim antara lain banjir, kekeringan, dan juga munculnya serangan organisme
pengganggu tanaman. Perubahan iklim juga menyebabkan intensitas matahari tidak
konsisten. Permasalahan pertanian lain seperti menurunnya ketersediaan sumber
daya lahan, peningkatan populasi, ketersediaan bahan pangan mentah yang aman
konsumsi, dan juga meningkatnya kesadaran masyarakat akan makanan higienis
menyebabkan permasalahan sektor pertanian menjadi sangat kompleks.
Permasalahan tersebut juga menyebabkan produksi sawi mengalami penurunan
pada tahun 2022. Microgreen sawi merupakan salah satu solusi yang dapat
diterapkan pada budidaya indoor farming untuk mengatasi permasalahan sektor
pertanian yang ada. Selain waktu budidaya yang singkat, kandungan nutrisi pada
microgreen sawi lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas sawi pada umumnya.
Artificial light merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan untuk
menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman pada budidaya di dalam
ruangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pembuatan artificial
light dan juga mengetahui perbedaan respon pertumbuhan pada masing-masing
perlakuan artificial light.
Artificial light dibuat dengan menggunakan printed circuit board double
layer dengan bahan FR4. LED yang digunakan adalah HPL (high power LED) dan
beberapa komponen penunjang seperti resistor 47 ohm 5 watt, resistor 330 ohm,
resistor 10k ohm, mosfet FDD8447L, mikrokontroler wemos D1 mini, terminal
block dan kabel jumper. Pada penelitian ini terdapat dua perlakuan, perlakuan A
dengan penggunaan LED putih (6000 K) dan perlakuan B dengan kombinasi LED
putih (6000 K), merah (peak 650 nm), dan biru (peak 450 nm) dengan komposisi
4:2:2. Artificial light akan dilakukan pengujian ke tanaman microgreen sawi selama
30 hari pengamatan dengan durasi 14 jam nyala dan 10 jam mati. Sistem budidaya
yang digunakan adalah hidroponik sistem wick dengan memanfaatkan kain flanel
untuk mengalirkan larutan nutrisi ke media tanam. Nutrisi yang digunakan AB mix dengan konsentrasi 1500 μs/cm dengan nilai toleransi ±100 μs/cm. Pada masing
masing perlakuan terdapat tiga lubang tanam, dan masing-masing lubang tanam
ditumbuhkan satu tanaman sawi. Pengamatan respon pertumbuhan meliputi tinggi
tanaman dan luas daun yang dilakukan pengukuran menggunakan gambar dengan
menghitung piksel yang terseleksi polyline dan dilakukan kalibrasi menjadi ukuran
universal. Selain itu juga dilakukan pengamatan manual untuk mengamati jumlah
daun dan tinggi tanaman pada masing-masing perlakuan. Pengamatan tinggi
tanaman secara manual dilakukan untuk menghitung tingkat akurasi pengukuran
gambar dengan menggunakan metode regresi linier.
Description
Reaploud Repositori February_agus
