Uji Aktivitas Anti-Alzheimer Ekstrak Etanol Kulit Buah Kakao terhadap Berat Relatif dan Kadar Beta Amiloid Otak Mencit Terinduksi Skopolamin
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Alzheimer merupakan gangguan neurologis kompleks dan merupakan jenis
demensia berat yang berkembang secara bertahap. Pengobatan Alzheimer telah
tersedia berupa obat sintesis seperti donepezil yang berpotensi menyebabkan
timbulnya efek samping merugikan. Diperlukan pengobatan alternatif yang lebih
aman dari bahan alam seperti kulit buah kakao dengan kandungan polifenol
flavonoid berupa katekin dan epikatekin yang berpotensi sebagai anti-Alzheimer.
Tingginya kandungan flavonoid dalam kulit kakao berperan dalam melindungi dari
gangguan kognitif ringan sampai Alzheimer. Terdapat penelitian yang
menunjukkan bahwa ekstrak kakao dapat mencegah oligomerasi beta amiloid yang
dalam jumlah tinggi menjadi salah satu biomarker penyakit Alzheimer. Penelitian
in vivo dilakukan untuk mengetahui aktivitas anti-Alzheimer ekstrak etanol kulit
buah kakao terhadap berat relatif dan kadar beta amiloid otak pada mencit
terinduksi skopolamin. Penumpukan beta amiloid menyebabkan kerusakan pada
otak akibat adanya stres oksidatif dan efek neurotoksik. Kerusakan tersebut dapat
memicu penyusutan berat otak terhadap berat badan berupa berat relatif otak.
Berdasarkan uraian tersebut, berat relatif dan kadar beta amiloid otak dijadikan
sebagai parameter penilaian terhadap keparahan penyakit Alzheimer. Induksi
Alzheimer pada hewan coba dilakukan menggunakan skopolamin yang terbukti
meningkatan deposisi beta amiloid, beta sekretase, dan aktivasi stres oksidatif.
Description
februari 2026 Rudi H
