Hubungan Dukungan Keluarga dengan Efikasi Diri Persiapan Menjadi Orangtua pada Ibu Hamil Primigravida

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Efikasi diri merupakan kepercayaan diri seorang ibu, persepsi dirinya tentang tanggung jawabnya sebagai ibu, dan kapasitas untuk merawat bayinya. Efikasi diri dapat mempengaruhi individu dalam memutuskan apa yang harus mereka lakukan untuk mencapai suatu tujuan. Apabila seseorang merasa bahwa usahanya tidak akan membuahkan hasil yang diinginkan, dapat menurunkan motivasi, memicu penghindaran tugas, dan mengakibatkan efikasi diri yang tidak optimal, yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan pada ibu. Kecemasan ibu primigravida dapat terjadi dikarenakan pengalaman kehamilan pertama kali. Sehingga Ibu akan cenderung merasa cemas terutama pada trimester III dengan kehamilannya, gelisah, takut menghadapi persalinan, dan persiapan menjadi calon ibu bagi anaknya. Keluarga sebagai individu terdekat dapat memberika dukugan keluarga yang nantinya akan berdampak positif terhadap kesehatan ibu, janin, kemampuan pribadi, dan harga diri. Dukungan dari keluarga berdasarkan pengalaman yang diberikan oleh perwakilan keluarga seperti suami, atau anggota keluarga lainnya tentunya dapat membantu itu dalam merawat bayinya, cara menenangkan bayi, dan proses pengasuhan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dukungan keluarza dengan clikasi diri persiapan menjadi orangtua pada ibu hamil primugravida. Penelitian uu merupakan penelitian cross sectional terhadap 51 ibu hamil primigravida denga menggunakan metode, one-stage cluster sampling karena semua anggota dalam, klaster, yang temilih dukutsertakan dalam, sampel Data dikumpulkan menggunakan kuesionet yang dusi sendiri meliputi data demografi. Kuesioner. Maternal Self -Efficacy, dan kuesioner Perceived Social Support-Family (PSS-Fa). Data dianalisis menggunakan uji spearmen (p-Value <0,05).Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil primigravida di Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember dalam masa trimester 3 yaitu sebanyak 19 responden (37,2%). Sedangkan pada ibu hamil dengan trimester 1 dan 2 berimbang dengan masing masing responden sebanyak 16 (31,4%). Dilihat dari data riwayat pendidikan, tingkat SMA lebih banyak dari pada tingkat pendidikan lainnya dengan jumlah 36 responden (70,6%). Analisis hubungan antara dukungan keluarga dengan efikasi diri persiapan menjadi orangtua yang diuji menggunakan uji korelasi Spearman Rank, didapatkan nilai p-value sebesar 0,023 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan efikasi diri dalam mempersiapkan diri sebagai orangtua di wilayah Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember. Berdasarkan uraian diatas, bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan efikasi diri persiapan menjadi orangtua pada ibu hamil primigravida. Keluarga dipandang sebagai suatu sistem terpadu, sehingga ketika salah satu anggotanya mengalami gangguan, maka keseimbangan seluruh sistem akan turut terpengaruh. Oleh karena itu, dukungan keluarga yang optimal sangat penting, mencakup dukungan informasional, instrumental, penilaian, serta emosional yang diberikan secara menyeluruh.. Dukungan keluarga yang memadai sangat krusial untuk membantu ibu primigravida, penyesuaian terhadap peran baru, hingga tercapainya rasa percaya diri dalam menjalankan peran keibuan. Sehinga diperlukannya rancang intervensi yang melibatkan seluruh anggota keluarga dalam meningkatkan dukungan dan efikasi diri ibu primigravida.Intervensi dapat berupa program edukasi, pelatihan keterampilan seperti perawatan bayi baru lahir, dan menyusui yang benar.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 26

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By