Analisis Reaksi Pasar Modal Terhadap Isu Resesi Global 2023 pada Perusahaan Multinasional Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pasar modal memiliki peran penting di dalam perekonomian negara, terutama sebagai indikator kepercayaan investor dalam mengambil keputusan investasi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi reaksi pasar modal adalah peristiwa ekonomi, seperti resesi global. Berdasarkan laporan pada situs world bank yang berjudul “Is a Global Recession Imminent?” memprediksi dunia akan mengalami resesi ekonomi global pada tahun 2023. Terjadinya Resesi ekonomi di Indonesia dapat dibuktikan dengan melihat data inflasi yang terus meningkat dari awal tahun 2022, dan nilai IHSG yang berakhir di zona merah pada tanggal 12 Desember 2022 terpantau jatuh karena mencuatnya isu resesi global.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dan menganalisis reaksi pasar modal terhadap isu resesi global 2023 pada perusahaan multinasional terindeks LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Reaksi pasar diukur menggunakan average abnormal return dan average trading volume activity sebelum dan sesudah isu resesi global 2023 mencuat. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study, serta data sekunder yang diperoleh dari web www.idx.co.id, finance.yahoo.com, dan investing.com. Sampel penelitian terdiri dari 24 perusahaan multinasional yang aktif diperdagangkan selama 61 hari. Uji hipotesis yang digunakan merupakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan hasil terdapat perbedaan signifikan terhadap AAR dan ATVA sebelum dan sesudah peristiwa.
Description
Reupload file repositori 03 Maret 2026_Maya
