Optimasi Desain Frame Drone dengan Penerapan Metode Generative Design dan 3D Printing: Numerical Design dan Experimental Testing
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Perkembangan pesat penggunaan Unmanned Aerial Vehicles (UAV) atau
drone dalam berbagai sektor seperti pertahanan, pertanian, kesehatan, logistik, dan
penumpang, membuat peningkatan yang signifikan dalam pasar global drone
dengan proyeksi peningkatan tahunan sebesar 9,4% hingga tahun 2026, tantangan
utama yang harus dihadapi seiring bertambahnya pangsa pasar drone adalah
merancang UAV dengan massa ringan dan stiffness optimal. Teknologi additive
manufacturing, khususnya 3D printing, dan metode generative design menawarkan
solusi untuk menciptakan struktur UAV yang efisien dan ringan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan frame drone dengan massa ringan dan stiffnes
optimal menggunakan generative design.
Metodologi penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama,
menggunakan perangkat lunak generative design untuk menghasilkan berbagai
desain frame drone dengan mempertimbangkan massa dan stiffness. Kedua,
melakukan validasi desain meliputi simulasi statis dan simulasi dinamis, simulasi
dinamis terdiri dari simulasi drop test dan impact test. Ketiga, 3D printing
dikombinasikan dengan material carbon fiber reinforced nylon untuk mencetak
desain terpilih. Keempat, melakukan pengujian eksperimental untuk menguji
displacement vertikal drone terpilih dan membandingkan dengan hasil simulasi
numerik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain frame drone SS-O11 dan NO
SS-O15 merupakan best design pada penelitian ini. Desain frame drone SS-O11
dan NO SS-O15 menunjukkan performa mekanis unggul. SS-O11 dengan material
memiliki factor of safety 15, displacement global 0.18 mm, dan von mises stress
3.28 MPa, sementara NO SS-O15 memiliki factor of safety 15, von mises stress
0.83 MPa, dan displacement 0.03 mm pada simulasi statis. Pada impact test, SS
O11 mencapai stress puncak 152.92 MPa dan displacement global 163.71 mm,
sementara NO SS-O15 mencapai stress puncak 73.72 MPa dan displacement global
163.64 mm. Desain SS-O11 yang di print dengan material carbon fiber reinforced
nylon (CFRN) menunjukkan displacement rendah sebesar 0.12 mm pada beban 1400 gram. SS-O11 memiliki massa 116 gram, mengurangi massa sebesar 66.28%
dari massa awal 344 gram, dan memenuhi kriteria stiffness yang diinginkan.
Kesimpulannya, penelitian ini berhasil mengembangkan dan menguji desain
frame drone yang optimal menggunakan metode generative design dan 3D printing.
Desain yang dihasilkan memiliki massa ringan dan stiffness yang optimal serta
menunjukkan performa yang baik dalam pengujian eksperimental. Hal ini
menunjukkan potensi besar dalam penerapan kedua teknologi ini untuk
meningkatkan efisiensi dan performa UAV di masa depan. Penelitian ini
memberikan kontribusi signifikan dalam mengintegrasikan teknologi generative
design dan 3D printing dalam pembuatan struktur UAV serta memberikan dasar
bagi penelitian lebih lanjut di bidang ini.
Description
Reupload file repositori 25 februari 2026_Agus/Feren
