Strategi Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Pegawai melalui Koperasi Sekolah (Studi Kasus di SD Negeri 2 Pesanggaran)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas guru dan pegawai yang ada
di sekolah adalah kesejahteraan. Namun, kesejahteraan guru dan pegawai di
Indonesia masih belum sesuai harapan. Strategi kepala sekolah dibutuhkan untuk
mengatasi permasalahan yang ada, seperti halnya kesejahteraan guru dan pegawai.
SD Negeri 2 Pesanggaran merupakan salah satu sekolah yang mengalami
permasalahan kesejahteraan guru dan pegawai yang belum sesuai harapan. Dalam
mengatasi hal tersebut, kepala sekolah menerapkan strategi peningkatan
kesejahteraan guru dan pegawai melalui koperasi sekolah.
Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi kepala
sekolah dalam peningkatan kesejahteraan guru dan pegawai di SD Negeri 2
Pesanggaran, untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat
pelaksanaan strategi kepala sekolah dalam peningkatan kesejahteraan guru di SD
Negeri 2 Pesanggaran. Dan untuk mengetahui dampak dari strategi kepala sekolah
dalam peningkatan kesejahteraan guru dan pegawai melalui koperasi sekolah di
SD Negeri 2 Pesanggaran.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis studi kasus
yang bersifat kualitatif dengan tahapan yaitu: 1) Merumuskan tujuan-tujuan yang
akan dicapai; 2) Merencanakan cara pendekatannya; 3) Mengumpulkan data; 4)
Mengorganisasikan data dan informasi yang diperoleh menjadi rekonstruksi unit
studi yang koheren dan terpadu; dan 5) Menyusun laporan dan mendiskusikan
makna hasil tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi
wawancara, observasi, angket, dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, Strategi kepala sekolah dalam peningkatan
kesejahteraan guru dan pegawai di SD Negeri 2 Pesanggaran dilakukan melalui
fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perumusan strategi, visi
dari strategi ini adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan guru
melalui koperasi sekolah yang ada di sekolah melalui program-program inovatif
berkelanjutan yang memiliki tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan
bersama. Strategi dikaji peluang dan ancaman eksternalnya serta kekuatan dan
kelemahan internalnya. Tujuan jangka panjang dari strategi ini adalah
pembentukan karakter dan budaya positif di kalangan guru dan pegawai
Sedangkan tujuan jangka pendek dari strategi ini adalah koperasi dapat memberi
kontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan pegawai.
Strategi alternatif yang dilakukan dengan merotasi makanan. Serta strategi khusus
dilakukan dengan memberikan laba langsung kepada guru dan mengakumulasi
keuntungan menjadi SHU. Dalam pelaksanaan strategi, Budaya yang mendukung
strategi yaitu prinsip profil pelajar Pancasila, kemandirian, gotong royong,
kebersamaan, kemandirian, kreativitas, dan transparansi. Struktur kepengurusan
koperasi sekolah terdiri dari pengawas, ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota.
Usaha pemasaran koperasi sekolah dilakukan dengan pembuatan variasi produk
yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan ditawarkan langsung kepada siswa.
Pengelolaan anggaran koperasi sekolah dilakukan dengan sistem kepengurusan
yang terstruktur. Koperasi sekolah masih belum menggunakan sistem teknologi
informasi tertentu. Penghubungan antara kompensasi ke karyawan dilakukan
dengan membagi SHU secara proporsional. Dalam evaluasi strategi, peninjauan
ulang strategi dilakukan setiap satu bulan sekali.
Faktor pendukung strategi ini adalah semangat gotong royong dan
kebersamaan dari guru dan staf, banyaknya jumlah siswa, serta tidak adanya
pesaing di dalam sekolah. Sedangkan faktor penghambat strategi ini yaitu
terbatasnya waktu dan tenaga guru, dan adanya pedagang di luar sekolah.
Koperasi sekolah berdampak baik dalam peningkatan kesejahteraan guru
dan pegawai di SD Negeri 2 Pesanggaran dengan hasil mencapai 80% yang
dikategorikan “baik”.
Description
Reuploud file repositori 25 Feb 2026_Firli
