Karakterisasi Bubuk Sari Jahe Merah Instan Hasil Metode Foam Mat Drying Menggunakan Gelombang Mikro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Jahe merah merupakan salah satu jenis varian jahe yang banyak
dibudidayakan dan diminati karena memiliki kandungan gizi tinggi. Jahe merah
memiliki umur simpan cukup rendah karena kandungan kadar air yang tinggi,
sehingga perlu dilakukan penanganan pascapanen untuk meningkatkan umur
simpan dan nilai ekonomis jahe merah. Penanganan pascapanen yang dapat
dilakukan yaitu pengolahan jahe merah menjadi bubuk instan. Pembuatan bubuk
instan dapat dilakukan menggunakan metode pengeringan busa. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik bubuk sari jahe merah instan yang
dihasilkan dari proses pengeringan busa menggunakan oven microwave dan analisis
pengaruh perbedaan daya dan konsentrasi maltodekstrin. Daya microwave yang
digunakan yaitu 343, 413, dan 660 W, sedangkan konsentrasi maltodekstrin yang
digunakan yaitu 10, 15, dan 20%. Sari jahe merah yang telah dikeringkan kemudian
dihaluskan lalu diayak dengan ukuran ayakan 60 mesh. Bubuk sari jahe merah yang
diperoleh kemudian dilakukan pengukuran parameter fisik. Data karakteristik fisik
dilakukan analisis uji ANOVA dua arah kemudian uji lanjut duncan dan uji skoring.
Hasil pengukuran nilai FM (5,01 – 5,55); nilai D (0,14 – 0,21 mm); nilai rendemen
(6,70 – 7,11%); nilai KA (3,26 – 6,37%); nilai L (71,10 – 84,97); nilai a (4,14 –
9,13); nilai b (16,35 – 25,67); nilai DSA (32,76 – 53,11%) dan nilai DK 99,93 –
99,99%). Perbedaan daya microwave mempengaruhi parameter FM, D, kadar air,
warna (L, a, b), daya serap air, dan daya kelarutan. Perbedaan konsentrasi
maltodekstrin mempengaruhi parameter warna (a) dan daya kelarutan. Perlakuan
yang terbaik yaitu pada kombinasi perlakuan daya microwave 343 W dengan
konsentrasi maltodekstrin 20%.
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
