Efektivitas Pelayanan Adminduk melalui Aplikasi Smart Kampung di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Efektivitas Pelayanan Adminduk melalui
aplikasi Smart Kampung di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten
Banyuwangi. Di Kabupaten Banyuwangi Smart Kampung merupakan inisiatif
pemerintah setempat untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
guna untuk meningkatkan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan
kesejahteraan masyarakat di tingkat desa atau kampung. Dengan demikian tujuan
utama dari penggunaan aplikasi Smart Kampung ini untuk mempermudah
masyarakat memperoleh dokumen kependudukan. Latar belakang Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi menerapkan
pelayanan online melalui aplikasi Smart Kampung ini adalah untuk mengurangi
ketergantungan pada proses pelayanan offline yang lambat dan rumit. Melalui
aplikasi Smart Kampung, menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh
berbagai dokumen administrasi kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk
(KTP), akta kelahiran, akta kematian, dan lainnya secara mudah dan cepat tanpa
harus mengunjungi kantor pelayanan secara langsung. Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi menerapkan pelayanan online melalui
aplikasi Smart Kampung sejak tahun 2021 dan sudah berjalan selama 3 tahun.
Namun dalam penerapannya masih terdapat beberapa kendala yaitu terkait
rendahnya pemahaman teknologi karena keterbatasan faktor ekonomi dan usia.
Akan tetapi untuk masyarakat yang sudah menggunakan aplikasi Smart Kampung
mengakui bahwa aplikasi tersebut memberikan kemudahan dan efisiensi dalam
proses pembuatan dokumen kependudukan. Dalam penelitian ini menggunakan
paradigma postpositivisme dengan metode penelitian kualitatif dengan
pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini
dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi
dengan kurun waktu tiga bulan. Fokus dalam skripsi ini pada Efektivitas Pelayanan
Adminduk berbasis online. Efektivitas pelayanan tersebut dapat difokuskan pada
teori Sutrisno (2007) melalui indikator Pemahaman pelayanan, Tepat sasaran, Tepat
waktu, Tercapainya tujuan dan perubahan nyata. Berdasarkan hasil penelitian yang
diperoleh peneliti dari proses pengumpulan data hingga analisis data yang telah
dilakukan menujukkan bahwa penerapan program aplikasi Smart Kampung masil
belum berjalan dengan baik untuk sepenuhnya. Jika ditinjau berdasarkan teori
Sutrisno (2007), mengidentifikasikan adanya beberapa dimensi yang belum efektif.
Terkait pemahaman progam masyarakat masih tergolong belum efektif. Hal
tersebut dibuktikan dengan jumlah pengguna layanan adminduk melalui aplikasi
jauh lebih rendah dibandingkan dengan pengguna layanan secara konvensional.
Jika di tinjau dari dimensi tepat sasaran, implementasi program aplikasi Smart
Kampung masih belum tergolong efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan
banyaknya masyarakat yang belum terjangkau dengan adanya program tersebut,terutama masyarakat di pedesaan. Jika ditinjau dari dimensi tepat waktu,
implementasi program aplikasi Smart Kampung sudah tergolong efektif. Hal
tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan dokumen yang terselesaikan oleh
pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Selain
itu, masyarakat tidak perlu menggunakan waktu untuk menuju kantor Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk melakukan proses administrasi
kependudukannya. Jika ditinjau dari dimensi tercapainya tujuan, implementasi
program aplikasi Smart Kampung sudah tergolong efektif. Hal tersebut dibuktikan
dengan adanya peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Jika
ditinjau dari dimensi perubahan nyata, implementasi program aplikasi Smart
Kampung tergolong sudah efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya respon
positif dari masyarakat terkait kemudahan yang diperoleh melalui aplikasi tersebut.
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
