Kemampuan Berpikir Logis Siswa MTs dalam Menyelesaikan Permasalahan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Matematika ialah salah satu ilmu pengetahuan yang memiliki karakteristik objek bersifat abstrak, sehingga dalam pembelajaran matematika siswa seringkali dihadapkan dengan suatu masalah yang rumit. Sehingga dapat membekali siswa dalam mengasah kemampuan berpikir. Kemampuan berpikir dalam diri manusia terdapat salah satunya yaitu kemampuan berpikir logis. Kemampuan berpikir logis memuat indikator adalah keruntutan berrpikir, kemampuan berargumen, dan penarikan kesimpulan. Kemampuan berpikir logis sangat diperlukan pada proses pemecahan masalah, sehingga siswa yang mampu melakukan proses pemecahan masalah memiliki kemampuan berpikir logis yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir logis siswa MTs dalam menyelesaikan permasalahan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MTs Unggulan Nurul Islam Jember. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 25 siswa. Sampel penelitian diambil satu siswa untuk masing-masing tingkatan kemampuan berpikir logis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes penyelesaian masalah dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes penyelesaian masalah SPLDV dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa yang berkategori tinggi sebanyak 10 siswa dengan persentase 40%, siswa yang berkategori sedang sebanyak 8 siswa memperoleh persentase 32% sedangkan siswa yang berkategori rendah sebanyak 7 siswa dengan persentase 28%. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih ada beberapa anak yang memiliki kemampuan berpikir logis dengan tingkat sedang dan rendah. Siswa 1 dan 2 kategori tinggi, siswa mampu menyebutkan informasi apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal dengan lengkap dan tepat sesuai yang diharapkan peneliti. Siswa dapat mengungkapkan alasan mengenai seluruh langkah-langkah penyelesaian yang akan digunakan dari awal hingga mendapat kesimpulan dengan benar. Siswa memberikan kesimpulan dengan tepat pada setiap langkah penyelesaian dan siswa mendapatkan suatu kesimpulan dengan tepat pada akhir jawaban. Siswa 1 dan 2 kategori sedang, siswa dapat menyebutkan informasi yang diketahui dan yang ditanyakan dari soal namun tidak lengkap. Siswa mampu mengungkapkan alasan logis mengenai seluruh langkah-langkah penyelesaian. Siswa memberikan kesimpulan dengan tepat pada setiap langkah penyelesaian dan siswa mendapatkan suatu kesimpulan dengan tepat pada akhir jawaban. Siswa dengan kategori rendah, siswa tidak dapat menyebutkan apa informasi yang diketahui dan apa informasi yang ditanyakan. Siswa menyelesaikan soal yang diberikan namun tidak terlalu lengkap saat mengungkapkan argumen. Siswa memberikan kesimpulan namun kesimpulan tersebut keliru, kurang lengkap dan tidak sesuai dengan hasil yang sebelumnya.

Description

Reupload File Repositori 25 Februari 2026_Teddy/Hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By