Uji Antibakteri Ekstrak Daun Singkong (Manihot esculenta) terhadap Bakteri Salmonella typhi dan Bacillus sp. serta Pemanfaatnya sebagai Buku Ilmiah Populer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Infeksi merupakan salah satu penyebab utama penyakit yang ditemui di
dunia termasuk Indonesia karena memiliki sifat penularan yang cepat. Makanan
dapat menjadi penyebab penyebaran penyakit infeksi oleh bakteri patogen, baik
pada gram negatif maupun positif. Salmonella typhi merupakan golongan bakteri
gram negatif yang banyak mengontaminasi makanan menyebabkan penyakit
infeksi berupa Salmonellosis dan demam tifoid. Bakteri patogen gram positif juga
dapat menginfeksi tubuh melalui makanan, salah satunya adalah Bacillus sp yang
menyebabkan infeksi dengan gejala keracunan makanan bahkan pada tingkatan
kronis dapat menginfeksi jaringan lain menyebabkan meningitis fatal, hingga
kematian. Tingginya tingkat penanganan kasus infeksi dan resistensi antibiotik
yang berada pada prioritas tinggi dan menengah menyebabkan diperlukannya
pengobatan menggunakan bahan organik alam, salah satunya ekstrak daun
singkong (Manihot esculenta). Daun singkong (Manihot esculenta) mengandung
senyawa metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri.
Tujuan dilakukannya penelitian ini antara lain untuk a) mengetahui adanya
senyawa potensi antibakteri pada ekstrak daun singkong (Manihot esculenta) hasil
maserasi etanol 96% berdasar hasil uji GC-MS, b) mengetahui adanya pengaruh
ekstrak daun singkong (Manihot esculenta) terhadap pertumbuhan bakteri
Salmonella typhi, c) mengetahui adanya pengaruh ekstrak daun singkong (Manihot
esculenta) terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus sp, serta d) mengetahui tingkat
kelayakan produk buku ilmiah populer hasil penelitian “Uji Antibakteri Ekstrak
Daun Singkong (Manihot esculenta) terhadap Bakteri Salmonella thypi dan
Bacillus sp. serta Pemanfaatnya sebagai Buku Ilmiah Populer”.
Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang dilaksanakan di Laboratorium Genetika, Bioteknologi, dan Molekuler, FKIP Biologi, Universitas Jember selama 5 bulan dimulai dari bulan Oktober 2023
hingga Februari 2024. Penelitan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) terdiri atas 5 perlakuan variasi konsentrasi ekstrak, 1 kontrol positif, dan 1
kontrol negatif dengan 3 kali pengulangan pada 2 jenis bakteri yang berbeda. Uji
dilakukan dengan beberapa tahapan yakni identifikasi hasil GC-MS, uji
pendahuluan, dan uji akhir. Keberhasilan uji diketahui berdasar pengukuran zona
hambat pada zona bening yang muncul disekitar sumuran pada metode difusi
sumuran. Hasil data selanjutnya dianalisis menggunakan uji ANOVA Univariate
dan uji lanjut Posthoc Duncan setelah mencapai syarat normal dan homogen.
Hasil identifikasi senyawa hasil uji GC-MS menunjukkan terdapat senyawa
potensi antibakteri pada ekstrak daun singkong (Manihot esculenta) dengan
senyawa dominan ester sebesar 32,69% , terpenoid sebesar 21,83%, dan gliserol
sebesar 16,83%. Senyawa-senyawa tersebut dapat berpotensi sebagai antibakteri
dengan mekanisme merusak struktur dinding sel dan membran sel pada bakteri,
sehingga permeabilitas dan pertumbuhan sel bakteri akan tergganggu.
Hasil pengukuran zona hambat pada uji pendahuluan menunjukkan adanya
zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi terkecil yakni konsentrasi ekstrak 5%
pada bakteri Salmonella typhi dan bakteri Bacillus sp. sehingga uji dilanjutkan pada
uji akhir dengan variasi konsentrasi menurun. Hasil pengukuran uji akhir
didapatkan zona hambat pada konsentrasi hambat minimal berada pada konsentrasi
4%. Rerata zona hambat yang dihasilkan oleh konsentrasi ekstrak 4% pada
pertumbuhan Salmonella typhi sebesar 5,59 ± 0,374 dan rerata zona hambat
Bacillus sp. sebesar 5,47 ± 0,506 mm. Berdasar hasil uji analisis didapatkan hasil
terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun singkong (Manihot esculenta) terhadap
pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Bacilus sp. dengan pemberian
konsentrasi minimal ekstrak 4% dapat berpengaruh menghambat pertumbuhan
bakteri Salmonella typhi dan Bacillus sp. menghasilkan respon hambat sedang
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
