“Strategi Manajemen Risiko Produksi Padi Varietas Ciherang dan Inpari 32 di Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Padi merupakan tanaman pangan utama yang mempunyai peran penting
untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan masyarakat Indonesia. Mayoritas
petani di Indonesia banyak membudidayakan tanaman padi karena berpotensi
tinggi. Upaya untuk meningkatkan produksi padi sangat penting dilakukan agar
kebutuhan pangan terpenuhi. Salah satu desa di Provinsi Jawa Timur yang
menjadi sentra produksi padi yaitu Desa Tanggul Wetan. Desa Tanggul Wetan
terletak di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Produksi padi di Desa Tanggul
Wetan mengalami penurunan yaitu pada tahun 2020 sebesar 8.616,62 ton, tahun
2021 sebesar 5.984,36 ton, dan tahun 2022 sebesar 4.554,20 ton.
Penurunan produksi padi dapat terjadi karena adanya risiko produksi. Upaya
peningkatan produksi padi sangat penting dilakukan salah satunya dengan
penggunaan varietas yang unggul dan tahan. Mayoritas petani di Desa Tanggul
Wetan menggunakan varietas padi unggul seperti varietas Ciherang dan Inpari 32.
Kedua varietas tersebut berbeda jenisnya, varietas Ciherang tergolong padi non
hibrida sedangkan varietas Inpari 32 tergolong padi hibrida. Penggunaan varietas
Ciherang digantikan dengan varietas Inpari 32 karena varietas Inpari 32 lebih
tahan dan produksinya lebih tinggi. Akan tetapi, varietas Inpari 32 memiliki
kelemahan yaitu mudah ditumbuhi gulma. Kedua varietas tersebut mempunyai
kelemahan dan tidak sepenuhnya menjadi upaya meningkatkan produksi karena
masih terjadi penurunan produksi. Dengan demikian, tujuan penelitian ini yaitu:
1) Mengetahui sumber-sumber risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan
Ciherang di Desa Tanggul Wetan; 2) Mengetahui perbandingan besar risiko
produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang di Desa Tanggul Wetan; dan 3)
Mengetahui strategi manajemen risiko produksi padi varietas Inpari 32 dan
Ciherang di Desa Tanggul Wetan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja berdasarkan tujuan penelitian
atau purposive method. Metode penelitian menggunakan deskriptif, analitik, dan
komparatif. Pengumpulan data penelitian bersumber dari data primer dan
sekunder melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko
produksi padi varietas Inpari 32 dan Ciherang. Selain itu, analisis risiko produksi
melalui nilai koefisien variasi (CV) dan batas bawah produksi (L) untuk
mengetahui besar risiko produksi padi varietas Ciherang dan Inpari 32.
Selanjutnya, analisis probabilitas risiko produksi dari persentase Z-Score dan
dampak risiko produksi dari Value at Risk (VaR). Analisis tersebut untuk
mengetahui strategi manajemen risiko produksi. Strategi manajemen risiko
produksi terdiri dari strategi preventif dan mitigasi sesuai dengan letak
kuadrannya. Kuadran 1 dan 2 diatasi dengan strategi preventif sedangkan kuadran
2 dan 4 diatasi dengan strategi mitigasi.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa sumber risiko produksi padi varietas
Ciherang dan Inpari 32 di Desa Tanggul Wetan yaitu perubahan cuaca, serangan
hama dan penyakit, serangan angin, dan penggunaan pestisida kimia yang kurang
tepat. Besar risiko produksi padi varietas Inpari 32 dengan nilai koefisien variasi
sebesar 0,20 lebih rendah dari padi varietas Ciherang sebesar 0,30. Batas bawah
produksi per hektare padi varietas Ciherang sebesar 2,30 ton/ha lebih rendah dari
padi varietas Inpari 32 sebesar 3,55 ton/ha. Nilai CV < 0,5 dan L > 0 berarti petani
terhindar dari kerugian. Hasil penelitian selanjutnya mengenai strategi manajemen
risiko produksi padi varietas Ciherang dan Inpari 32. Strategi preventif padi
varietas Ciherang untuk mencegah perubahan cuaca dan penggunaan pestisida
kimia yang kurang tepat pada kuadran 1 serta serangan hama dan penyakit pada
kuadran 2. Strategi mitigasi padi varietas Ciherang untuk menangani serangan
hama dan penyakit pada kuadran 2. Strategi preventif padi varietas Inpari 32
untuk mencegah serangan angin pada kuadran 2. Strategi mitigasi padi varietas
Inpari 32 untuk menangani serangan angin pada kuadran 2 serta serangan hama
dan penyakit pada kuadran 4.
Description
Reupload file repository 24 februari 2026_agus/feren
