Hubungan antara Kesejahteraan dengan Profesionalisme Guru Honorer SD Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kualitas Pendidikan yang rendah merupakan salah satu permasalahan yang
dihadapi oleh Pendidikan di Indonesia, salah satunya di tingkat sekolah dasar.
Faktor-faktor seperti kurangnya pelatihan guru, metode pembelajaran yang belum
sepenuhnya efektif, serta kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran
turut berkontribusi pada masalah ini. Guru dituntut profesional dalam menjalankan
tugasnya. Profesionalisme guru merupakan suatu kemampuan guru dalam
menjalankan profesi dan keahliannya secara maksimal dan bertanggung jawab.
Guru wajib menguasai empat kompetensi salah satunya yakni kompetensi
pedagogik, karena berhubungan erat dengan proses dan hasil belajar peserta didik.
Namun pada kenyataanya masih banyak guru yang belum profesional. Banyak
sekali kasus guru yang melakukan tindak kekerasan dalam kelas, jarang masuk
kelas, serta tidak memberikan pembelajaran yang semestinya. Permasalahan
tersebut dapat diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu keadaan
emosional guru yang dapat dipengaruhi oleh kesejahteraan guru.
Kesejahteraan guru menjadi masalah yang tidak pernah terselesaikan hingga
saat ini, terutama pada guru honorer. Kesejahteraan yang dimaksud yakni
kesejahteraan dalam bentuk materi dan non-materi. Permasalahan yang sama terjadi
di Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, guru honorer kurang profesional dan
disiplin dalam menjalankan tugasnya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk untuk
mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kesejahteraan dengan
profesionalisme guru honorer SD di Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember.
Desain penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian korelasional.
Penelitian korelasional ialah salah satu penelitian yang menggunakan pendekatankuantitatif. Pendekatan kuantitatif memfokuskan pada dimensi pengukuran yang
objektif terhadap peristiwa sosial dengan menggunakan alat ukur yang sesuai.
Penelitian korelasional mempunyai tujuan untuk menyelidiki ada atau tidak ada
hubungan antara variabel yang dikaji serta mendeteksi seberapa besar hubungan
tersebut berdasarkan koefisien korelasi. Adapun pengambilan data dilakukan
dengan menggunakan dua instrumen angket yakni instrumen angket kesejahteraan
guru honorer dan angket profesionalisme guru honorer. Populasi pada penelitian ini
berjumlah 141 guru honorer dan sampel penelitian sebanyak 42 orang (29,7%) dari
jumlah total populasi guru honorer di SD Negeri wilayah Kecamatan Mumbulsari
Kabupaten Jember.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa
terdapat hubungan positif dan signifikan antara kesejahteraan dengan
profesionalisme guru honorer di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.
Semakin tinggi tingkat kesejahteraan baik dalam bentuk materi seperti gaji yang
tepat waktu, maupun nonmateri seperti penghargaan, pelatihan, dan jaminan
kesehatan semakin tinggi pula tingkat profesionalisme guru, khususnya dalam
aspek pedagogik. Koefisien determinasi sebesar 42% menunjukkan bahwa
kesejahteraan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap profesionalisme,
sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini
sejalan dengan teori kebutuhan Maslow dan teori ERG Alderfer, serta diperkuat
oleh penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan pentingnya pemenuhan
kebutuhan dasar dan penghargaan nonmateri dalam mendukung kinerja guru.
Peningkatan kesejahteraan guru honorer, baik melalui aspek finansial maupun
dukungan nonfinansial, menjadi faktor kunci dalam membangun profesionalisme
yang berkelanjutan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 24
