Pengaruh Penggunaan Media Kartu Kata Bergambar terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II SDN Tegal Besar 02 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran bahasa mencakup 4 keterampilan yang harus dimiliki oleh
peserta didik. Salah satu keterampilan tersebut ialah keterampilan membaca.
Keterampilan membaca di sekolah dasar dibagi menjadi dua yakni membaca
permulaan dan membaca lanjut. Pada penelitian ini menggunakan membaca
permulaan. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas II SDN Tegal Besar
02 Jember, Kegiatan membaca permulaan dirasa sangat membosankan bagi
peserta didik karna kurangnya penggunaan media pembelajaran. Solusi yang
dapat dilakukan untuk mengurangi rasa bosan ialah menambahkan media
pembelajaran yang interaktif. Salah satu media yang dapat digunakan ialah media
kartu kata bergambar. Penggunaan media ini dirasa efektif karna peserta didik
kelas rendah cenderung suka bermain dan penggunaan media dalam
pembelajarannya.
Pada membaca permulaan ini dikaitkan dengan kompetensi dasar yang
terdapat pada kelas II ialah 3.5 Mencermati puisi anak dalam bahasa Indonesia
atau bahasa daerah melalui teks tulis dan lisan. 4.5 Membacakan teks puisi anak
tentang alam dan lingkungan dalam bahasa Indonesia dengan lafal, intonasi, dan
ekspresi yang tepat sebagai bentuk ungkapan diri. Sehingga teks bacaan yang
digunakan pada penelitian ini ialah teks puisi anak.
Rumusan masalah pada penelitian ini ialah “adakah pengaruh
penggunaan media kartu kata bergambar terhadap keterampilan membaca
permulaan peserta didik kelas II SDN Tegal Besar 02 Jember?”. Adapun
tujuannya ialah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media kartu kata
bergambar terhadap keterampilan membaca permulaan peserta didik kela II SDN
Tegal Besar 02 Jember.
Keterampilan membaca permulaan ialah keterampilan dasar membaca
yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas rendah sebelum merekamelanjutkanketerampilan membaca dikelas tinggi. Keterampilan membaca
permulaan dikatakan berhasil jika peserta didik dapat membaca dengan lafal dan
intonasi yang benar, jelas dan wajar. Sedangkan kartu kata bergambar ialah salah
satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan
keterampilan membaca permulaan pada peserta didik.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan desain
penelitian non-equivalent control group. Subjek penelitian ini adalah peserta didik
kelas II SDN Tegal Besar 02 Jember yang masing-masing kelas terdiri dari 28
peserta didik. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu dokumentasi,
wawancara dan tes. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari
validasi, wawancara dan tes hasil belajar. Teknis analisis data menggunakan uji
independent sample t-test. Selanjutnya dilakukan uji keefektifan relatif.
Keberhasilan penelitian ini ditinjau dari hasil belajar siswa pada ranah
kognitif dan juga ranah psikomotor. Ranah kognitif bertujuan untuk mengetahui
pengetahuan peserta didik terkait suku kata, kata dan kalimat. Pada ranah
psikomotor bertujuan untuk mengetahui keterampilan membaca permulaan
peserta didik. Hasil yang didapatkan pada ranah kognitif rata-rata nilai posttest
kognitif pada kelas eksperimen didapat sebesar 67,14, sedangkan rata-rata nilai
posttest kognitif pada kelas kontrol sebesar 58,39. Pada ranah psikomotor rata-rata
nilai psikomotor pada kelas eksperimen didapat sebesar 62,50, sedangkan rata rata nilai psikomotor pada kelas kontrol sebesar 36,60. Uji keefektifan relatif nilai
kognitif diperoleh sebesar 13,93%, sedangkan pada ranah psikomotor diperoleh
sebesar 52,27%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan
media kartu kata bergambar berpengaruh terhadap keterampilan membaca
permulaan peserta didik kelas II SDN Tegal Besar 02 Jember.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan saran yang dapat diberikan
untuk guru, maupun peneliti diharapkan dapat menggunakan atau memanfaatkan
media pembelejaran seperti media kartu kata bergambar dalam pembelajaran
sehingga keterampilan membaca permulaan peserta didik semakin meningkat dan
peserta didik juga tidak merasa bosan karena variasi penggunaan media
pembelajaran yang digunakan guru pada saat pembelajaran.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 24
