Karakterisasi Scaffold bovine teeth dalam Bentuk Nanopartikel dengan Uji X-Ray Diffraction (XRD) untuk Terapi Periodontitis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Penyakit periodontitis memiliki prevalensi yang tinggi di Indonesia. Penyakit
ini ditandai dengan adanya resorpsi tulang alveolar dan pembentukan poket.
Scaffold menjadi fokus utama dalam regenerasi jaringan karena mendukung adhesi,
proliferasi, dan diferensiasi sel punca untuk pembentukan jaringan baru. Scaffold
terbagi menjadi dua jenis, yaitu scaffold alami dan scaffold sintetis. Scaffold sintetis
memiliki biosimilaritas yang rendah karena komponennya kurang menyerupai
tulang alami. Scaffold alami, seperti bovine teeth, memiliki bioaktivitas tinggi dan
struktur mirip gigi manusia, sehingga banyak digunakan dalam penelitian.
Penelitian regenerasi jaringan saat ini seringkali terfokus pada ukuran
mikropartikel. Scaffold berukuran mikropartikel memiliki keterbatasan dalam luas
permukaan untuk adsorpsi protein dan growth factor yang menghambat regenerasi
jaringan. Pengembangan scaffold berukuran nanopartikel bertujuan untuk
mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh scaffold berukuran mikropartikel.
Scaffold berukuran nanopartikel memiliki luas permukaan yang besar sehingga
memiliki kemampuan yang baik dalam adsorpsi protein dan distribusi nutrisi.
Penelitian ini menggunakan sampel scaffold bovine teeth yang berbentuk
mikro yang dilakukan sintesis nanopartikel menggunakan ball mill, milling
chamber, dan bola keramik ukuran 8, 10, 15, dan 30 nm. Sampel scaffold bovine
teeth yang dilakukan sintesis nanopartikel memiliki rentang ukuran 1-100 nm.
Kemudian, sampel scaffold bovine teeth nanopartikel dilakukan uji XRD untuk
melihat karakterisasi dan kandungan yang terdapat dalam scaffold bovine teeth.
Data yang diperoleh dari uji XRD disajikan dalam bentuk tabel, kurva, dan nilai
presentase. Analisis data dari hasil uji XRD dilakukan secara deskriptif untuk
mendeskripsikan karakteristik dan kandungan scaffold bovine teeth dalam bentuk
nanopartikel.Hasil uji XRD scaffold bovine teeth dalam bentuk nanopartikel menunjukkan
terdapat dua fasa yang terdeteksi yaitu hidroksiapatit dan whitlockite.
Hidroksiapatit merupakan mineral kalsium fosfat yang secara alami dapat
ditemukan dalam tulang dan gigi manusia. Whitlockite merupakan mineral berbasis
kalsium fosfat yang memiliki subtitusi ionik dari magnesium, sodium, karbonat,
dan hidroksida. Puncakْdifraksiْhidroksiapatitْmunculْpadaْsudutْdifraksiْ2θ,ْyaituْ25,82˚ْ;ْ31,67˚ْ;ْ33,91˚ْ;ْ49,33˚ْ;ْ50,30˚ْdenganْpuncakْtertingginyaْpadaْ31,67˚.ْPuncak difraksi whitlockite munculْpadaْsudutْdifraksiْ2θ,ْyaituْ28,86˚ْ;ْ32,72˚ْ;ْ39,58˚ْ ;ْ 46,56˚ْ denganْ puncakْtertingginyaْ padaْ 32,72˚.ْGrafik hasil uji XRD
menunjukkan pola difraksi yang tampak sempit, tinggi, dan tajam yang
menunjukkan bahwa scaffold bovine teeth memiliki struktur yang sangat teratur
atau kristalin. Scaffold bovine teeth dalam bentuk nanopartikel memiliki kandungan
Hidroksiapatit (Ca10(PO4)6OH) sebesar 65% dan Whitlockite
(Ca10NaMg(PO4)6(CO3) (OH)3) sebesar 35%.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
karakteristik scaffold bovine teeth dalam bentuk nanopartikel dengan menggunakan
uji XRD diperoleh fasa hidroksiapatit sebesar 65% dan fasa
whitlockite sebesar 35%.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 23
