Program Pelatihan Service Sepeda Motor Injeksi Dalam Peningkatan Hardskill Peserta Pelatihan di Balai Latihan Kerja Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pelatihan service sepeda motor sistem injeksi menjadi salah satu kejuruan
yang ada di Balai Latihan Kerja Jember (BLK) di mana pelatihan tersebut diberikan
kepada peserta pelatihan dari dasar agar mendapatkan pengetahuan awal dalam
meningkatkan hardskill. Peserta pelatihan menyelesaikan pelatihan service sepeda
motor injeksi terdiri dari 15 peserta berkebutuhan khusus (disabilitas) yang di mana
terdapat tiga jenis ketunaan di antaranya yaitu tunarungu yang berarti tidak bisa
mendengar atau tuli, tunawicara yang berarti tidak bisa berbicara atau bisu, dan
tunadaksa yang berarti memiliki cacat pada tubuh dari keturunan dan juga dari
kecelakaan. Kendala yang dirasakan bagi masyarakat penyandang disabilitas dalam
melakukan pelatihan service sepeda motor sistem injeksi tersebut dari keterbatasan
yang di miliki sehingga menjadikannya kurang maksimal dalam melakukan
pelatihan. Peserta meskipun memiliki keterbatasan akan tetapi mereka bersemangat
dalam mengikuti pelatihan untuk meningkatkan hardskill supaya dapat menunjang
kesejahteraannya. Rumusan masalah penelitian ini adalah “Adakah hubungan
program pelatihan service sepeda motor injeksi dengan peningkatan hardskill
peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja Jember”. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui ada atau tidaknya hubungan program pelatihan service sepeda motor
sistem injeksi dengan peningkatan hardskill peserta pelatihan di Balai Latihan
Kerja Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai referensi atau perbandingan
baik dari segi manapun bagi lembaga pendidikan maupun pembaca.
Jenis dari penelitian ini adalah korelasional yang menggunakan pendekatan
kuantitatif dan dalam penentuan lokasi menggunakan purposive area di Balai
Latihan Kerja Jember. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data
angket dan dokumentasi, untuk uji validitas dan reliabilitas dilakukan di otomotif
roda dua tahun 2024 dengan jumlah 16 responden, untuk penentuan responden
peneliti menggunakan teknik total populasi dengan jumlah responden 16 untuk menganalisis data peneliti menggunakan korelasi tata jenjang yang sesuai dengan
jumlah responden yang diteliti.
Description
Reaploud Repository February_agus
