Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Ciplukan, Pokak, dan Terong Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Kolesterol Total Mencit Diinduksi Aloksan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai
dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang apabila tidak terkontrol dapat
menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan profil lipid. Pengobatan dengan
menggunakan tanaman obat lokal, dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan
diabetes. Tanaman ciplukan (Physalis angulata), pokak (Solanum torvum), dan
terong (Solanum melongena) diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang
berpotensi menurunkan kadar glukosa darah dan kolesterol. Ekstrak etanol buah
ciplukan, pokak, dan terong dengan dosis 200 mg/kgBB telah diteliti mampu
memberikan efek antidiabetes. Aktivitas antidiabetes tersebut diduga karena
kandungan flavonoidnya. Flavonoid mampu menurunkan kadar glukosa darah
dengan mekanisme peningkatan sekresi insulin, perbaikan fungsi sel beta pankreas,
penghambatan penyerapan glukosa di usus, serta aktivitas antioksidan yang dapat
mencegah kerusakan sel akibat stress oksidatif. Akan tetapi hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tidak memberikan pengaruh yang
signifikan terhadap kadar kolesterol total pada mencit yang diinduksi aloksan,
sehingga aktivitas penurunan kadar glukosa darahnya tidak diikuti oleh penurunan
kolesterol.
Description
februari 2026 Rudi H
