Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Pola Pemberian Makan Pada Anak Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Masalah kesehatan di seluruh dunia yang terjadi salah satu di antaranya
permasalah gizi. Peningkatan gizi yang baik bisa dilakukan dengan menyelesaikan
semua jenis malnutrisi. Pada tahun 2025 untuk mencapai arah internasional pada
penurunan stunting yaitu dengan keberhasilan pada suatu indikator kesehatan di
SDGs di tahun 2030. pola kurangnya pemberian nutrisi pada anak cenderung
dibebaskan untuk memilih makanan sendiri dan kurang diawasi oleh orang tua.
Praktik pengasuhan anak yang terjadi dalam sebuah rumah tangga dengan melalui
ketersediaan makanan, perawatan kesehatan dan sumber lain bagi kelangsungan
hidup, perkembangan serta pertumbuhan anak
Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pola asuh ibu
dengan pola pemberian makan pada anak stunting di wilayah kerja Puskesmas
Sumberjambe Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan korelatif dengan
rancangan studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 94
dengan teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Pengambilan
data menggunakan kuesioner pola asuh ibu dan pola pemberian makan. Uji etik
penelitian telah dilakukan dengan No. 078/UN25.1.14/KEPK/2024. Penelitian
berlangsung mulai bulan April sampai Mei 2024.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil variabel pola asuh ibu pada
anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten jember
menunjukkan sebagian besar memiliki pola asuh ibu baik terjadi pada usia balita
13-36 rata rata dengan jenis kelamin laki-laki, pekerjaan ibu sebagai ibu rumah
tangga dengan usia ibu 21-35 dengan memiliki jumlah anak 2, berpendidikan SD,
jumlah anggota keluarga 5. Hasil pola pemberian makan pada anak stunting di
wilayah kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten jember menunjukkan sebagian
besar memiliki pola pemberian makan kurang tepat terjadi pada usia balita 13-36 rata rata dengan jenis kelamin laki-laki, pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga
dengan usia ibu 21-35 dengan memiliki jumlah anak 2, berpendidikan SD, jumlah
anggota keluarga 5. Hubungan antara pola asuh ibu dengan pola pemberian makan
dilakukan uji korelasi menggunakan spearman rank dengan hasil nilai p-value =
0,0001, r = -0,577. Hasil tersebut dapat diartikan variabel pola asuh ibu dengan pola
pemberian makan memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan derajat
korelasi kuat dan arah korelasi negatif.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat signifikan
antara pola asuh ibu dengan pola pemberian makan pada anak stunting di wilayah
kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember. Oleh karena itu, diperlukan
informasi dan edukasi lebih lanjut mengenai pola asuh ibu dan pola pemberian
makan pada anak stunting untuk mencegah terjadinya ketidak adekuatan gizi yang
dikonsumsi.
Description
Reupload File Repository 23 Februari 2026_Yudi/Rega
