Strategi Kombinasi Produk Guna Maksimalisasi pada UMKM Bedhag Kopi Story Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Perusahaan dibidang Industri sangat banyak digeluti, sehingga hal ini
membuat persaingan bisnis menjadi ketat. Fenomena tersebut membuat pebisnis
harus selalu bergerak dan pandai mencari inovasi untuk bertahan dengan
mengatur strategi bisnis menjadi lebih tepat dan kuat. Selain mempertahankan
produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, perusahaan memiliki tujuan lain
yaitu memaksimalkan profit dengan tetap memperhatikan kualitas produksi,
kebutuhan konsumen, keterbatasan sumber daya dan modal yang dikeluarkan
perusahaan. Maka manajemen produksi yang baik diharapkan menghasilkan
kombinasi produksi optimal dan mencapai profit yang maksimal.
Bedhag Kopi Story Jember merupakan salah satu UMKM yang bergerak
di bidang kopi di daerah kabupaten Jember. Produk yang ditawarkan yaitu kopi
Robusta, Arabika dan Liberika dalam kemasan ukuran 100 gram dan 1000 gram.
Umkm ini melakukan pengalokasian sumber daya untuk produksinya dengan
menerapkan penentuan langsung oleh pimpinan umkm, dan belum pernah
melakukan penerapan metode perhitungan dengan mempertimbangkan
keterbatasan sumber daya dan data historis penjualan. Sehingga belum
tercapainya kombinasi produksi dan laba yang maksimal. Maka dari itu penelitian
yang dilakukan yaitu menerapkan analisis linear programming metode simpleks
menggunakan software QM for Windows V5 untuk mengahasilkan kombinasi
yang optimal dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya umkm dan
memanfaatkan data historis penjualan untuk perhitungan ramalan penjualan
menggunakan metode forecasting least square sebagai landasan pendukung.
Penelitian menggunakan data primer yang didapatkan secara langsung dengan
melakukan pengamatan dan wawancara kepada pemilik umkm. Data yang
didapatkan yaitu data historis penjualan bulan Januari tahun 2022 sampai bulan
September tahun 2023; bahan baku kopi Robusta, Arabika dan Liberika; kapasitas
mesin roasting dan grinding; biaya-biaya produksi, waktu pengolahan dan
pengemasan produk. Penelitian juga menggunakan data sekunder seperti buku,
jurnal, dan penelitian orang lain sebagai bahan tambahan informasi yang relevan.
Analisis linear programming metode simpleks yang dilakukan
menggunakan alat bantu software QM for Windows V5 mendapatkan hasil laba
produksi sebesar Rp 29.080.500. Laba tersebut akan tercapai jika memproduksi
900 bungkus kopi Robusta kemasan 100 gram, 210 bungkus kopi Robusta
kemasan 1000 gram, 150 bungkus kopi Arabika kemasan 100 gram, 60 bungkus
kopi Arabika kemasan 1000 gram, 150 bungkus kopi Liberika kemasan 100 gram,
dan 60 bungkus kopi Liberika kemasan 1000 gram. Hasil analisis linear
programming berbeda dengan hasil forecasting least square yang diterapkan, hal
ini baik, karena analisis forecasting least square hanya menggunakan data historis
penjualan, sedangkan analisis linear programming metode simleks disesuaikan
dengan keterbatasan sumber daya umkm yakni kapasitas bahan baku, kapasitas
mesin roasting dan grinding, biaya tenaga kerja, biaya operasional (listrik dan
service mesin) dan biaya marketing, sehingga analisis linear programming
metode simpleks mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Description
Reuplaod File Repositori 20 Februari 2026_Teddy/Hendra
