Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Pekerja Tambak Budidaya Udang di PT. Surya Windu Kartika Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi poin penting dalam tambak budidaya udang sebagai upaya perlindungan terhadap pekerja atas risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi. PERMENKP Nomor 6 dan 26 Tahun 2018 menunjukkan telah tercantumnya kebijakan terkait K3 di tambak oleh pemerintah. Namun, menurut hasil survey yang dipublikasikan dalam Profil K3 Nasional Tahun 2022, sektor perikanan dan kelautan terindikasi belum sepenuhnya memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan K3 secara intensif (Kementerian Ketenagakerjaan RI, 2022:121). Akibatnya, masih adanya kecelakaan kerja di sektor perikanan dan kelautan yang tidak tercatat. PT. Surya Windu Kartika (SWK) merupakan salah satu perusahaan tambak budidaya udang yang terletak di Kabupaten Banyuwangi. Data kecelakaan kerja yang terjadi di PT. SWK pada tahun 2022-2023 telah tercatat sebanyak 6 kasus. Kecelakaan kerja paling banyak berupa tertusuk dan tersayat morfologi udang, terpeleset, dan terjepit selama proses produksi. Oleh karena itu, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian kecelakaan kerja perlu dilakukan penelitian di PT. SWK agar kecelakaan kerja dapat dihindari.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di PT. Surya Windu Kartika, Kabupaten Banyuwangi. Waktu penelitian dimulai dari Januari-April 2024. Responden penelitian berjumlah 7 orang yang terdiri dari manajer, teknisi, pekerja bagian mekanik, pakan, dan pemanenan. Unit analisis pada penelitian ini adalah tahapan/proses budidaya udang mulai dari persiapan kelayakan tambak, persiapan air, penebaran, pemeliharaan, dan pemanenan. Variabel dalam penelitian meliputi identifikasi langkah kerja, identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan brainstorming. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif untuk menganalisis risiko yang dinilai menggunakan matriks penilaian risiko.
Hasil identifikasi bahaya menunjukkan bahwa terdapat 87 total bahaya pada proses budidaya udang di PT. SWK dengan sumber bahaya dominan berasal dari bangunan, instalasi, dan perlengkapan sebanyak 34 (39,75%) dan jenis bahaya dominan yakni bahaya ergonomi sebanyak 24 (26,5%). Kategori tingkat risiko hasil penilaian risiko yakni risiko rendah sebanyak 15 (38,46%), sedang-rendah sebanyak 22 (56,41%), dan sedang-tinggi sebanyak 2 (5,12%). Adapun hasil evaluasi risiko diketahui risiko rendah berada pada kategori acceptable, risiko sedang-rendah pada kategori tolerable, dan risiko sedang-tinggi pada kategori unacceptable. Pengendalian risiko secara umum yang dapat dilakukan pada kategori unacceptable (terjatuh dari motor dan menggigil akibat terlalu lama di dalam air) yakni perbaikan akses jalan di area tambak yang tidak rata dan bergelombang, penambahan jumlah personil/pekerja saat proses pemanenan, serta penyediaan dan pemakaian APD berupa pakaian tertutup/panjang, alat pelindung kepala/helm, dan alas kaki tertutup/boots.
Saran penelitian bagi PT. Surya Windu Kartika yakni membentuk unit K3 yang dapat berasal dari departemen bagian umum sebagai pelaksana dan CEO/General Manager sebagai penanggung jawab terkait pelaksanaan K3 di perusahaan, melakukan pengelolaan pelaksanaan K3 dengan membentuk SOP dan peraturan-peraturan lain mengenai K3, melakukan penambahan jumlah personil saat proses pemanenan, serta pembuatan prosedur kerja pada aktivitas-aktivitas tertentu salah satunya proses angkat angkut, pemasangan rambu/warning/safety sign di area-area kerja, penggantian material/bahan struktur jembatan ancho yang lebih kokoh yakni seperti semen, memaksimalkan peran teknisi dalam mengawasi pekerja selama melakukan pekerjaan termasuk kepatuhannya terhadap penggunaan APD, pemberian sosialisasi terkait kesehatan dan keselamatan kerja meliputi posisi kerja yang ergonomis, bahaya K3 di tempat kerja, pentingnya penggunaan APD, dan lain-lain.
Description
Reupload file repository 19 Februari 2026_Ratna
