Pengaruh Zona Agregat Halus terhadap Mutu Pembuatan Paving Block
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Berdasarkan SNI 03-0691-1996 tentang bata beton (paving block) menyatakan bahwa Paving Blcok salah satu campuran semen portland atau bahan perekat lainnya, air dan juga agregat yang tidak mengurangi mutu bata beton. Terdapat klasifikasi paving block berdasarkan mutunya. Untuk mengetahui mutu paving block tersebut maka dilakukan pengujian kuat tekannya. Sehingga mengetahui pengaruh zona agregat halus terhadap kuat tekan yang optimal. Penelitian ini menggunakan kuat tekan rencana f’c = 20 MPa dengan mutu B yang bertujuan untuk peralatan parkir. Presentase agregat halus yang melewati ayakan sesuai zonanya sesuai dengan SNI 03-284-2000. Pembuatan benda uji paving block ini memiliki ukuran panjang 20 cm, lebar 20 cm dan tebal 8 cm dengan jumlah 6 buah benda uji setiap zonanya untuk penguji kuat tekan paving block umur 14 hari. Perawatan menggunakan 2 metode yaitu dengan cara disiram permukaan dan direndam didalam air. Dari hasil pengujian kuat tekan paving block diperoleh besarnya nilai kuat tekan beton sesuai dengan perawatannya adalah direndam oleh air 21.71 MPa, sedangkan untuk yang disiram dengan air sebesar 23.20 MPa. Hasil pengujian paving block berdasarkan zona agregat halus dari yang paling tinggi ke yang rendah berturut-turut yaitu zona III sebesar 26.75 MPa, zona IV sebesar 23.02 MPa, zona I sebesar 21.90 MPa dan yang terendah yaitu zona II sebesar 21.11 MPa. Berdasarkan nilai kuat tekan benda uji maka yang memiliki nilai kuat tekan baik untuk pembuatan paving block yaitu yang menggunakan agregat halus zona III dengan jenis perawatannya dengan disiram air atau membasahi permukaannya.
Description
reupload file repositori 19 Februari 2026_Kholif/Keysa
