Dependensi Spasial Dan Determinan Kemiskinan Di Wilayah Pantai Utara Dan Selatan Provinsi Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Kemiskinan masih menjadi problem di berbagai negara di dunia ini, maka penghilangan
kemiskinan dan kelaparan pada 2030 menjadi tulang punggung dari tujuan agenda
pembangunan berkelanjutan. Kemiskinan yang menjadi tujuan utama pembangunan guna
mendukung SDGs. Kemiskinan dan kelaparan masih sebagai problem dunia sehingga
penghapusan kemiskinan sebagai tujuan utama diarahkan untuk menjamin keberlanjutan
capaian pembangunan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis
dependensi spasial kemiskinan di Wilayah Pantura dan Pansela Provinsi Jawa Timur dan
untuk menguji dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan,
pengangguran, sumber daya alam, kesehatan, dan aksesibilitas terhadap kemiskinan di
Wilayah Pantai Utara dan Selatan Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif, sedangkan metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan
moran indeks analysis, dan regresi panel spasial dengan memilih model terbaik melalui
empat model yaitu Model Autoregressive Spasial (SAR), Model Spasial Error (SEM), Model
Spatial Durbin (SDM), dan Model Spatial Autoregressive Combined (SAC). Hasil penelitian
menunjukkan terdapat dependensi spasial antara wilayah pantura dan pansela melalui
interaksi endogen dan eksogen antar variabel independen. Berdasarkan pemilihan model
terbaik maka terpilih model spatial durbin (SDM) untuk 2 wilayah yaitu wilayah pantura dan
pansela. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di
wilayah pantura sedangkan Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kemiskinan di wilayah pansela. Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap kemiskinan di wilayah pantura namun di wilayah Pansela diketahui bahwa
pendidikan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan. Pengangguran
berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan baik di Wilayah Pantura
maupun Wilayah Pansela. Sumber daya alam berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kemiskinan baik di Wilayah Pantura maupun Wilayah Pansela. Kesehatan berpengaruh
negatif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan di wilayah pantura dan pansela.
Aksesibilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Wilayah Pantura dan
Pansela.
Description
Reupload File Repositori 19 Februari 2026_Rudi H/Ardi
