Indeks Glikemik Mi Basah Tersuplementasi Bubuk Campuran Buah Pisang Kepok, Apel Manalagi, Sayur Brokoli, dan Sawi Hijau
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Serat (dietary fiber) salah satu sumbernya terdapat pada bebuahan dan
sesayuran. Serat merupakan karbohidrat komplek yang dapat dicerna oleh enzim
pencernaan.Serat pangan yang terdapat dalam bebuahan dan sesayuran yakni serat
pangan larut air (soluble dietary fiber) dan serat tidak larut(insoluble dietary
fiber). Kandungan serat pada buah dan sayur seperti pada buah pisang kepok, apel
manalagi dan sayur sawi hijau,brokoli yang di konsumsi diduga dapat
mempengaruhi tinggi-rendahnya kandungan indek glikemik (IG) dalam
tubuh.Secara umum kandungan serat pangan yang tinggi berkontribusi pada nilai
IG yang rendah, karena dalam bentuk utuh serat dapat bertindak sebagai
penghambat fisik pada pencenaan sehingga memperlambat laju makanan pada
saluran pencernaan dan menghambat aktivitas enzim sehingga proses pencernaan
khususnya pati menjadi lambat dan respons glukosa darah pun akan lebih
rendah.Dengan demikian IG-nya cenderung lebih rendah. Tujuan dari penelitian
ini menghasilkan bubuk tersuplementasi dua jenis buah dan dua jenis sayur
berserat tinggi dan pengaplikasian pada produk akhir mi basah yang memiliki
indeks glikemik rendah.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu jenis buah dan sayur yang digunakan.
Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali untuk sampel yang sama (TRIPLO).
Penelitian dilakukan melalui 3 tahapan, tahap pertama adalah pembuatan bubuk
buah dan sayur,tahapan kedua yakni pengujian kadar serat pada bubuk kombinasi
bebuahan dan sesayuran, tahapan ketiga yakni pengujian kandungan indek
glikemiks pada mi basah kombinasi bubuk buah dan sayur.
Description
Reaploud Repository February_agus
