Analisis Kemampuan Prediksi Arus Kas Operasi Perusahaan Selama Pandemi Covid-19 (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di BEI Tahun 2019-2021)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Abstract
Penyebaran corona virus desease 19 (Covid-19) menyebabkan pemerintah
harus menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Hal
tersebut mengakibatkan terkendalanya kegiatan operasi perusahaan bahkan banyak
di antaranya mengalami penghentian, menyebabkan kesulitan finansial terutama
pada arus kas perusahaan. Perusahaan mengalami kesulitan kas karena penurunan
penjualan. Arus kas menjadi sangat penting untuk diperhatikan untuk memastikan
keberlangsungan operasi dan melakukan keputusan investasi. Pihak-pihak
berkepentingan perlu mengetahui kondisi arus kas perusahaan masa kini dan
kemampuan perusahaan untuk menghasilkan kas dari aktivitas operasi di masa
depan. Variabel yang dapat digunakan untuk menganalisis kemampuan perusahaan
dalam menghasilkan kas operasi di masa depan adalah laba kotor, laba operasi, laba
bersih, dan arus kas operasi masa kini. Perusahaan yang paling terdampak pandemi
covid-19 adalah perusahaan dari sektor properti dan real estate yang menjadi
perusahaan yang akan diamati dalam penelitian ini pada periode 2019-2021.
Penelitian ini mencoba menguji pengaruh variabel laba kotor, laba operasi,
dan laba bersih terhadap arus kas operasi masa depan pada kondisi yang tidak biasa
yaitu krisis pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian
terdahulu oleh Maharani (2020) yang meneliti pengaruh laba kotor, laba operasi,
dan laba bersih terhadap arus kas operasi masa depan pada perusahaan
telekomunikasi sedangkan pada penelitian ini menggunakan perusahaan properti
dan real estate sebagai objek penelitian.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan
keuangan perusahaan melalui website BEI. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu diantaranya adalah uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinieritas, dan
uji autokorelasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji parsial t, uji simultan F,
dan menggunakan koefisien determenasi (R2)..
Setelah dilakukan pengujian data yang terdiri dari 43 sampel perusahaan
dengan 83 data pengujian didapatkan hasil koefisien determinasi sebesar 0,222 atau
22,2% variabel independen (X) memiliki pengaruh sebanyak 22,2% pada variabel
dependen (Y) sedangkan untuk 77,8% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil
lainnya yaitu pada uji t parsial didapatkan hasil yang menyatakan bahwa laba kotor,
laba operasi, dan laba bersih secara parsial berpengaruh signifikan terhadap arus
kas operasi masa depan.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_PKL Fani/Firli
