Pengembangan Motion Graphic SEMART Tentang Perkawinan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Daerah Pesisir
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Stunting adalah masalah gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang
anak secara fisik dan kognitif. Di Kabupaten Jember, wilayah pesisir Puskesmas
Kasiyan mencatat prevalensi stunting tertinggi sebesar 7,67% kasus. Salah satu
penyebab stunting yang menonjol adalah tingginya angka pernikahan usia anak. Di
Kecamatan Puger, tercatat 59 kasus pernikahan anak pada 2021, 54 kasus pada
2022, dan 20 kasus dalam kurun waktu Maret–Desember 2024. Fenomena ini
dipengaruhi oleh tekanan sosial budaya, pendidikan yang rendah, kemiskinan, serta
minimnya media edukasi yang relevan dan menarik bagi remaja. Meskipun
Pemerintah Kabupaten Jember telah melakukan kampanye melalui berbagai media,
pelaksanaannya masih terbatas terutama dalam penyediaan media berbasis animasi
yang sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan
video motion graphic SEMART (Stop Early Marriage, Avoid the Risk of Stunting)
sebagai media edukasi yang menarik dan mudah dipahami guna meningkatkan
kesadaran terutama anak dan remaja pesisir tentang bahaya perkawinan anak dan
risiko stunting.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D)
dengan pendekatan kualitatif, berlandaskan model P-Process. Informan utama
berjumlah 12 yang ditentukan dengan teknik purposive untuk melakukan rencana
strategis dan penilaian media yang terdiri dari pihak DPPPAKB Jember, SuaR
Indonesia, ahli media, ahli gizi, serta 8 siswa-siswi kelas X dan XI SMA Sultan
Agung Kasiyan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan FGD untuk
tahap rencana strategis serta uji coba. Data yang diperoleh diuji kredibilitas dengan
membercheck dan dianalisis dengan teknik analisis isi. Uji dependibilitas dilakukan
dengan pemeriksaan oleh pembimbing.Pengembangan media melalui tahapan pra-produksi (penyusunan naskah
dan storyboard/storyline), produksi (pembuatan animasi dan pengisian suara), dan
pasca-produksi (penyuntingan dan finalisasi). Materi mencakup kondisi gizi di
pesisir, penyebab perkawinan anak, dampak terhadap stunting, hingga ajakan
kolektif untuk mencegahnya. Media motion graphic SEMART berhasil
dikembangkan dengan tampilan visual, warna, dan tipografi yang komunikatif,
narasi yang informatif, serta pendekatan yang sesuai dengan karakter remaja pesisir.
Hasil uji coba media dengan informan menunjukkan bahwa video SEMART
informatif, relevan, dan mudah dipahami, meski visual karakter dan ekspresi
emosional perlu ditingkatkan. Sementara hasil FGD dengan siswa-siswi
menunjukkan video menarik, komunikatif, sesuai usia, dan elemen seperti warna,
audio, serta alur cerita mendukung pemahaman pesan.
Kesimpulan penelitian ini adalah video motion graphic SEMART
merupakan media edukatif yang efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan
kesadaran remaja dalam kampanye pencegahan perkawinan anak dan stunting di
wilayah pesisir. Penggunaan elemen visual yang kontekstual, pendekatan yang
komunikatif, dan berbasis prinsip SMART, media ini dapat meningkatkan
pemahaman serta mendorong perubahan sikap. Peneliti mengharapkan video
SEMART dapat menjadi referensi dalam pengembangan metode dan media edukasi
di bidang promosi kesehatan terhadap perubahan perilaku tentang perkawinan anak
sebagai upaya pencegahan stunting khususnya di daerah pesisir.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 12
