Analisis Glycol Losses Pada Gas Dehydration Unit Dengan Simulasi Hysys
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Gas alam yang diproduksi dari reservoir umumnya mengandung uap air
yang dapat menimbulkan masalah operasional seperti pembentukan hidrat, korosi,
dan penurunan efisiensi peralatan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan proses
dehidrasi gas menggunakan Triethylene Glycol (TEG). Namun, dalam operasinya,
sering terjadi glycol losses akibat penguapan, terbawa gas, atau terbuang bersama
cairan lain, yang dapat menurunkan efisiensi dan meningkatkan biaya operasional.
Penelitian ini dilakukan pada unit gas dehydration PT X, yang mengalami
penurunan flowrate gas dari 10 MMSCFD (2015) menjadi sekitar 5 MMSCFD
(2025), disertai peningkatan kadar air pada gas outlet. Data yang digunakan dalam
penelitian ini merupakan data lapangan aktual, yang kemudian diolah
menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan empiris dan Aspen HYSYS
untuk simulasi proses.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren glycol losses pada Januari
2015, 2020, dan 2025; menentukan laju sirkulasi TEG yang optimal; serta
memperoleh tekanan dan suhu operasi glycol contactor yang sesuai dengan kondisi
alir gas terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju sirkulasi TEG yang tidak
disesuaikan seiring dengan penurunan flowrate gas inlet, yaitu sebesar 1,098 lb/hr,
menyebabkan overcirculation dan berkontribusi terhadap tingginya glycol losses.
Nilai glycol losses tercatat sebesar 3,535 gal/MMSCF pada tahun 2015, meningkat
menjadi 4,878 gal/MMSCF pada tahun 2020, dan mencapai 7,010 gal/MMSCF
pada tahun 2025.
Melalui perhitungan manual dan simulasi HYSYS, diperoleh laju sirkulasi
TEG optimal sebesar 44 lb/hr (2015), 64 lb/hr (2020), dan 94 lb/hr (2025) dengan
glycol losses yang turun menjadi 0,3002 – 0,2840 gal/MMSCF. Selain itu,
pengaturan suhu sebesar 75°F dan tekanan 1000 psig pada glycol contactor mampu
menurunkan kadar air gas hingga 5,273 lb/MMSCF tanpa menimbulkan kondensasi
hidrokarbon berat. Penyesuaian parameter operasi ini terbukti meningkatkan
efisiensi dehidrasi dan mengurangi kehilangan glikol secara signifikan.
Description
Reaploud Repository February_agus
