Pengaruh Perendaman Resin Akrilik Heat Cured dalam Ekstrak Biji Edamame (Glyicne max L. Merrill) Konsentrasi 50% Sebagai Pembersih Gigi Tiruan Lepasan terhadap Kekuatan Tekan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Resin akrilik heat cured merupakan bahan basis gigi tiruan yang banyak
dipilih untuk digunakan. Resin akrilik heat cured dipilih karena memiliki estetika
yang baik, harga yang terjangkau, proses manipulasi yang sederhana, serta mudah
diperbaiki ketika terjadi kerusakan. Akan tetapi, resin akrilik heat cured juga
memiliki kekurangan berupa sifat porus dan mudah menyerap cairan. Oleh karena
itu, penggunaan gigi tiruan dalam jangka panjang membutuhkan mekanisme
pembersihan secara rutin.
Pembersihan gigi tiruan dapat dilakukan dengan metode mekanis, metode
kimiawi, ataupun kombinasi keduanya. Metode pembersihan kimiawi merupakan
metode yang banyak diterapkan karena pengguna gigi tiruan sebagian besar
adalah lansia yang memiliki penurunan kemampuan motorik. Metode
pembersihan kimiawi diterapkan dengan merendam gigi tiruan pada cairan
pembersih. Salah satu bahan pembersih alternatif yang dapat digunakan adalah
ekstrak biji edamame (Glycine max L. Merrill) karena mengandung senyawa fenol
sebagai antibakteri dan antijamur. Namun, senyawa fenol juga memiliki potensi
untuk menurunkan kekuatan tekan dari resin akrilik heat cured.
Penelitian ini berjenis experimental laboratory dengan rancangan post test
only control group design. Sampel penelitian berbentuk lempeng dengan ukuran
10x10x2mm berjumlah 27 sampel yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan
yaitu, kelompok yang direndam dengan akuades steril, kelompok yang direndam
dengan tablet effervescent komersil, dan kelompok yang direndam dengan ekstrak
biji edamame 50%. Perendaman dilakukan selama 11 hari sebagai ekuivalen
perendaman selama tiga tahun. Pengujian kekuatan tekan resin akrilik heat cured
menggunakan Universal Testing Machine.
Description
Reaploud Repository February_agus
