Analisis Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Ternak Domba Penggemukan di Peternakan Raja Domba Indonesia Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Komoditas domba menjadi komoditas yang diminati oleh masyarakat, baik
di wilayah pedesaan maupun perkotaan, karena komoditas ternak domba memiliki
peluang yang baik. Populasi ternak domba juga terus-menerus mengalami
peningkatan yang positif dan menjadi tren di masyrakat. Ketersediaan daging
domba harus terjaga agar pemenuhan kebutuhan terus berjalan dengan lancar
sehingga perlu didukung oleh lancarnya rantai pasok dan efisien pemasaran yang
tepat. Rantai pasok merupakan jaringan kerjasama antara berbagai perusahaan
yang saling terhubung dengan tujuan bersama, yaitu untuk mengoptimalkan
pengadaan atau distribusi barang. Efisiensi pemasaran dapat dijadikan sebagai
indikator untuk menilai kinerja pemasaran suatu produk. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji rantai pasok domba penggemukan dan menganalisis efisiensi
pemasaran domba penggemukan di Raja Domba Indonesia.
Penelitian dilakukan pada Desember 2023 - Januari 2024 di peternakan
Raja Domba Indonesia, Kabupaten Jember, dengan pertimbangan bahwa Raja
Domba Indonesia merupakan peternakan domba penggemukan sekala menengah
dengan populasi sekitar 600 – 1.000 ekor ternak dan terdapat beberapa kerja sama
baik oleh pemasok maupun lembaga pemasaran. Metode penentuan informan
dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah 6 orang sebagai informan
yaitu pemilik peternakan, administrasi, divisi keuangan, divisi pengadaan ternak,
divisi penjualan, dan pembeli. Metode penelitian ini menggunakan desain
penelitian deskriptif dan analitik. Pengumpulan data dilakukan dengan
pengambilan sumber data primer dan sekunder serta triangulasi data. Metode
analisis yang digunakan pada penelitian ini antara lain secara deskritif, analisis
efisiensi pemasaran, analisis distribusi margin, dan analisis farmer’s share.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 jaringan rantai pasok yaitu (1)
peternak pembibitan – Raja Domba Indonesia – peternak rakyat – konsumen
akhir, (2) peternak pembibitan – Raja Domba Indonesia – Katering, dan (3)
kelompok ternak - Raja Domba Indonesia – RPH. Penjualan domba pada jaringan satu atau peternak rakyat yaitu sekitar 300 - 350 ekor/bulan dengan harga
2.000.000/ekor, jaringan dua atau pengusaha catering yaitu 12 ekor/bulan dengan
harga 2.300.000/ekor, dan jaringan tiga atau jagal yaitu sekitar 250 ekor/bulan
dengan harga 2.800.000/ekor. Aliran informasi antara Raja Domba Indonesia
dengan pemasok berupa jenis domba, jenis kelamin, kesehatan, bobot acuan, dan
ketersediaan. Sedangkan aliran informasi yang mengalir dari Raja Domba
Indonesia ke pembeli yaitu jenis domba, bobot badan, kesehatan, pengiriman, dan
permintaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternakan Raja Domba Indonesia
memiiki nilai share keuntungan 6,7% pada jaringan 1; 12,1% pada jaringan 2; dan
13,6% pada jaringan 3. Nilai efisiensi pemasaran yang didaptkan pada jaringan 1
sebesar 9,5%, jaringan 2 sebesar 7,8%, jaringan 3 sebesar 7,7%. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa analisis efisiensi pemasaran ternak domba penggemukan
pada seluruh jaringan rantai pasok di peternakan Raja Domba Indonesia sudah
efisien. Jaringan rantai pasok yang paling efisien adalah jaringan 3 karena
memiliki nilai efisiensi pemasaran lebih rendah.
Description
Reupload File Repositori 11 Februari 2026_Rudy K/Lia
