Ruang Reproduksi Budaya pada Tradisi Undhuh-Undhuh Dalam Kristen Jawa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Undhuh-undhuh merupakan salah satu perayaan khas Gereja Kristen
Jawi Wetan (GKJW) yang mencerminkan perpaduan antara ajaran Kristen dan
budaya lokal masyarakat Jawa. Perayaan ini dilaksanakan sebagai ungkapan
syukur atas berkat yang diterima jemaat, terutama dalam aspek ekonomi dan
pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana reproduksi
budaya berlangsung dalam perayaan undhuh-undhuh di GKJW Jemaat
Sambirejo serta bagaimana tradisi ini beradaptasi dalam konteks modernisasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
pendekatan interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan jemaat dan pengurus
gereja, serta dokumentasi dari berbagai sumber terkait. Penelitian ini
menggunakan teori Reproduksi Budaya dari Chris Jenks untuk memahami
bagaimana tradisi undhuh-undhuh diwariskan, dimodifikasi, dan
dipertahankan oleh generasi jemaat GKJW. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa reproduksi budaya dalam undhuh-undhuh terjadi melalui pewarisan
nilai dan praktik keagamaan yang dipadukan dengan elemen budaya Jawa,
seperti pakaian adat dan kotbah menggunakan bahasa Jawa. Selain itu,
partisipasi aktif lintas generasi menjadi faktor utama dalam keberlanjutan
tradisi ini, di mana generasi tua berperan sebagai penjaga tradisi, sementara
generasi muda mulai mengadaptasi perayaan dengan inovasi yang lebih
modern, seperti pemanfaatan media sosial untuk dokumentasi dan promosi
acara. Tradisi ini memperkuat kohesi sosial jemaat melalui gotong royong dan
kerja sama dalam penyelenggaraan acara. Oleh karena itu, upaya pelestarian
dan inovasi dalam undhuh-undhuh perlu terus dilakukan agar tradisi ini tetap
relevan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang tanpa kehilangan
esensi utamanya.
Description
Reuploud file repositori 11 Feb 2026_Firli
