Proses Berpikir Kognitif Siswa Kelas VIII SMPN 1 Wates dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum Materi Bilangan Bulat dan Pecahan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Berpikir berkaitan dengan suatu pemrosesan informasi. Berpikir terjadi di
dalam otak manusia dan berkaitan dengan fakta global dan peristiwa penting
terkini, salah satu karunia dari Tuhan yang diberikan kepada manusia adalah
berpikir, hal tersebut digunakan manusia untuk mempelajari, memahami,
memperhitungkan dan menguraikan secara bersungguh-sungguh suatu
permasalahan yang dihadapkan pada manusia (Maulana, 2017). Dalam proses
berpikir terdapat suatu pengolahan antara informasi baru yang kita pelajari dengan
struktur kognitif (skema) yang ada pada otak manusia selama proses pembelajaran.
Menurut Jean Pigeat bahwa ketika terjadi adaptasi seseorang akan mengalami dua
proses kognitif yaitu asimilasi dan akomodasi (Baharuddin B & Wahyuni, 2008).
Proses asimilasi merupakan proses menambahkan informasi yang baru ke
dalam struktur kognitif yang ada di otak setiap individu (Thobroni & Mustofa,
2013). Asimilasi berlangsung saat seorang individu mengintegrasikan presepsi,
informasi, konsep, ataupun pengetahuan baru ke dalam pengetahuan atau skema
yang sudah ada di dalam pikiran sebelumnya.(Hidayah, 2016). Proses akomodasi
merupakan suatu proses kognitif siswa yang berjalan seiring dengan pengetahuan
yang baru diperoleh. Proses ini akan menghasilkan skema baru dan merubah skema
lama (Baharuddin B & Wahyuni, 2008). Akomodasi menggunakan langkah baru
atau yang pernah digunakan sebelumnya atau memodifikasi gaya yang sudah ada
untuk memahami tantangan baru. Dengan kata lain, proses akomodasi adalah
proses modifikasi terhadap skema-skema yang sudah ada untuk menyesuaikannya
dengan situasi baru yang tidak sesuai dengan skema-skema yang sudah ada. Prosesini juga dapat mengakibatkan munculnya skema baru yang belum teridentifikasi
oleh siswa (Desmita, 2014).
Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir
kognitif siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal AKM terkait dengan materi
bilangan bulat dan pecahan. Daerah yang digunakan pada penelitian ini adalah
SMPN 1 Wates di Kabupaten Kediri. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa
yang dapat menyelesaikan 3 soal AKM secara lengkap dan mengerjakan sesuai
pemikirannya sendiri. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah tes soal AKM, observasi, dan wawancara. Observasi dilakukan
bersamaan saat siswa mengerjakan soal AKM sedangkan wawancara bertujuan
untuk menjelaskan kembali langkah dalam pengerjaan soal AKM dan mengetahui
proses berpikir kognitif siswa kelas VIII SMPN 1 Wates dalam menyelesaikan soal
AKM materi bilangan bulat dan pecahan.
Pengambilan data penelitian dilakukan pada hari Sabtu, 24 Februari 2024.
Kegiatan pengambilan data meliputi pengerjaan soal tes AKM, mengkoreksi hasil
pengerjaan siswa dan akan dipilih beberapa siswa untuk diwawancarai, serta
dilakukan wawancara terhadap siswa yang dapat menyelesaikan 3 soal AKM secara
lengkap dan mengerjakan sesuai pemikirannya sendiri. Terdapat 4 dari 35 siswa
yang dapat diwawacarai. Pada empat siswa, terlihat dalam lembar observasi bahwa
tiga dari empat siswa tersebut memiliki hasil analisis proses berpikir kognitif
meliputi peristiwa akomodasi dan satu siswa memiliki hasil analisis proses berpikir
kognitif meliputi peristiwa asimilasi.
Description
Reupload file repository 10 Februari 2026_Arif/Halima
