Uji Kinerja Mesin Pengecil Ukuran dan Karakteristik Fisik Produk Grits Jagung
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Jagung menjadi komoditas potensial untuk dikembangkan menjadi pangan
pokok alternatif karena tingkat produksi jagung yang cukup besar. Gizi yang
terkandung dalam jagung yang tinggi menjadi alasan jagung baik untuk
dikonsumsi sehari hari. Namun kandungan air pada jagung segar yang tinggi
mengakibatkan jagung mudah mengalami kerusakan sehingga umur simpan
jagung relatif singkat. Untuk itu perlu adanya upaya penanganan pasca panen.
Salah satu produk yang dapat dikembangkan dalam rangka diversifikasi pangan
dari jagung adalah beras jagung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur
kinerja mesin (kapasitas giling, rendemen giling) dan karakteristik fisik produk
grits jagung (distribusi ukuran, sudut tumpukan, kapasitas absorpsi air) dan
menganalisis pengaruh kecepatan putaran mesin (rpm) dan tingkat kerapatan
mesin terhadap kinerja mesin pengecil ukuran dan karakteristik fisik produk grits
jagung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL)
dengan dua variabel yaitu kecepatan putaran mesin (rpm) dan tingkat kerapatan
mesin. Kecepatan putaran mesin (rpm) yang digunakan yaitu 240, 380, dan 520
rpm sedangkan tingkat kerapatan mesin yang digunakan yaitu 0,20; 0,40; dan 0,60
mm. Parameter yang digunakan untuk pengukuran uji kinerja yaitu kapasitas
giling dan rendemen giling, sedangkan karakteristik fisik yaitu distribusi ukuran,
sudut tumpukan, dan kapasitas absorpsi air. Data yang sudah diperoleh kemudian
dilakukan analisis menggunakan uji Anova dua arah, kemudian dilakukan uji
lanjut Duncan dan uji Korelasi pearson. Hasil uji kinerja mesin pengecil ukuran
pada variabel pengamatan kapasitas giling memiliki rentang nilai 60,79 kg/jam –
93,93 kg/jam, dan rendemen 99,07% - 99,50%. Sedangkan hasil karakteristik fisik
produk grits jagung pada variabel derajat kehalusan (FM) memiliki rentang nilai
6,23 – 7,22, rata rata butiran (D) 0,307 mm – 0,611 mm, sudut tumpukan 13,40° –17,85°, dan kapasitas absorpsi air 1,51 gr – 2,05 gr air/gr bahan. Berdasarkan
analisis data yang sudah dilakukan, variabel perlakuan kecepatan putaran mesin
(rpm) mempengaruhi kapasitas giling, rendemen, derajat kehalusan (FM), rata rata
butiran (D) dan kapasitas absorpsi. Sedangkan variabel perlakuan tingkat
kerapatan mesin mempengaruhi derajat kehalusan (FM), rata rata butiran (D), dan
sudut tumpukan.
Description
Reupload file repository 10 Februari 2026_Arif/Halima
