Efisiensi Penggunaan Teknologi Elektrokoagulasi untuk Menurunkan Kadar Fosfat Air Limbah Laundry X di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Usaha laundry di Jember banyak tersedia diberbagai daerah terutama didaerah sekitar Universitas Jember. Keberadaan usaha laundry ini sangat membantu masyarakat dan mahasiswa yang tidak memiliki waktu banyak untuk mencuci pakaian mereka sendiri. Banyaknya usaha laundry tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat tapi juga memberikan dampak negatif air bekas cucian yang langsung dibuang ke badan air. Limbah dari kegiatan usaha laundry mengandung kontaminan yang dapat berbahaya bagi lingkungan. Salah satu kontaminan yang dapat berbahaya bagi lingkungan kadar fosfat yang berlebihan. Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar fosfat pada air limbah laundry yaitu metode elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi adalah salah satu metode elektrokimia yang tidak membutuhkan bahan kimia untuk proses pengendapan polutan pada air limbah tetapi menggunakan medan listrik untuk proses pengendapan didalam air. Metode ini memanfaatkan elektroda logam yang dimasukkan kedalam air limbah kemudian dialiri listrik untuk proses pengendapannya. Prinsip dasar dari metode elektrokoagulasi yaitu reaksi reduksi pada elektroda (-) dan oksidasi pada elektroda (+). Elektroda yang digunakan pada metode ini adalah plat alumunium dengan tebal 1 mm yang dialiri listrik arus DC selama 45 menit. Variasi tegangan yang digunakan yaitu 10 volt, 20 volt dan 30 volt dan variasi jarak menggunakan jarak 1,5 cm, 2 cm dan 3 cm. Hasil penelitian menunjukkan persentase efisiensi tertinggi sebesar 96,97% terjadi pada variasi tegangan 30 volt dan jarak 3 cm. Dengan kadar awal fosfat sebesar 2,961 mg/L turun hingga 0,031 mg/L. Analisis data statistik menggunakan regresi linier berganda menunjukkan nilai p-value pada variasi tegangan < 0,05 yang artinya variasi tegangan berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan fosfat, semakin besar tegangan yang digunakan maka semakin besar efiensi penyisihannya. Sedangkan nilai p-value pada variasi jarak > 0,05 yang artinya variasi jarak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan fosfat, karena semakin jauh atau dekat jarak yang digunakan tidak menentukan besarnya efiensi penyisihan.

Description

Reupload file repository 10 Februari 2026_Arif/Halima

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By