Pemetaan Daya Dukung Tanah di Wilayah Universitas Jember Menggunakan Permodelan 3D

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Universitas Jember terus mengalami perkembangan pesat dalam pembangunan infrastruktur, yang mencakup gedung perkuliahan, fasilitas laboratorium, serta ruang publik lainnya. Kondisi ini mendorong pentingnya kajian geoteknik, khususnya dalam mengetahui daya dukung tanah sebagai dasar perencanaan pondasi bangunan. Permasalahan yang muncul adalah perlunya metode yang efisien dan akurat dalam memperkirakan daya dukung tanah di seluruh wilayah kampus, mengingat keterbatasan biaya dan waktu untuk melakukan pengujian tanah secara menyeluruh di setiap lokasi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daya dukung tanah di wilayah Universitas Jember dengan pendekatan pemodelan tiga dimensi (3D). Tujuan khususnya adalah untuk mengetahui karakteristik nilai daya dukung tanah berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) untuk pondasi dangkal dan Standard Penetration Test (SPT) untuk pondasi dalam, serta menghasilkan visualisasi sebaran nilai daya dukung dalam bentuk peta 3D. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data CPT dan SPT dari 58 titik uji yang tersebar di 25 lokasi pembangunan. Data CPT dianalisis dengan pendekatan empiris dari Schmertmann (1978) untuk menghitung daya dukung pondasi dangkal, sedangkan data SPT dianalisis menggunakan metode Meyerhof serta Reese & Wright untuk pondasi dalam. Seluruh data kemudian diolah dan divisualisasikan menggunakan software ArcGIS Pro dengan metode interpolasi Empirical Bayesian Kriging (EBK 3D). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi nilai daya dukung yang signifikan antar lokasi dan kedalaman. Secara umum, daya dukung meningkat seiring bertambahnya kedalaman pondasi dan luas dimensi fondasi. Lokasi dengan tanah berpasir padat menunjukkan nilai daya dukung paling tinggi, seperti pada area pembangunan gedung laboratorium dan keperawatan. Pemodelan 3D terbukti efektif dalam menggambarkan kondisi tanah secara vertikal dan horizontal, memberikan visualisasi yang lebih komprehensif dibandingkan metode 2D sebelumnya. Sebagai kesimpulan, pemetaan daya dukung tanah dengan pemodelan 3D sangat membantu dalam perencanaan teknis dan pemilihan tipe pondasi. Pendekatan ini dapat dijadikan rekomendasi awal dalam studi kelayakan geoteknik untuk proyek-proyek pembangunan lanjutan di lingkungan Universitas Jember

Description

Reupload file repositori 26 januari 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By