Strategi Asset Based Community Development dalam Program Pengelolaan Pupuk Organik di PKBM Al Muttaqin Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

PKBM Al Muttaqin merupakan salah satu lembaga pendidikan nonformal yang berada di lingkungan Krajan, Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Fenomena yang terjadi pada penelitian ini yakni adanya permasalahan pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran hewan ternak yang menumpuk serta tingginya angka pengangguran dikalangan pemuda berusia produktif di Kelurahan Banjarsengon. Hasil studi pendahuluan juga menunjukkan bahwa adanya permasalahan pencemaran lingkungan dan tingginya angka pengangguran dikalangan pemuda di Kelurahan Banjarsengon. Pengumpulan data penelitian menunjukkan adanya solusi yang diberikan oleh PKBM Al-Muttaqin melalui program pemberdayaan masyarakat yakni pengelolaan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak, menggunakan strategi Asset Based Community Development guna mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat Kelurahan Banjarsengon. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni “Bagaimana Strategi Asset Based Community Development dalam Program Pengelolaan Pupuk Organik di PKBM Al Muttaqin Kabupaten Jember?”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi asset based community development dalam program pengelolaan pupuk organik di PKBM Al Muttaqin Kabupaten Jember. Sedangkan manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk dijadikan referensi, tambahan literatur, informasi, serta sebagai landasan dasar penelitian selanjutnya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Penentuan lokasi penelitian dengan teknik purposive area yang berlokasi di PKBM Al Muttaqin Kabupaten Jember. Adapun teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling yaitu pengelola PKBM Al Muttaqin, tutor program pengelolaan pupuk organik, dan dua orang peserta program pengelolaan pupuk organik sebagai informan kunci dan tokoh masyarakat Banjarsengon sebagai informan pendukung. Selanjutnya dalam teknik pengumpulan data peneliti melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian analisis data yang digunakan yakni dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya langkah yang terakhir untuk memastikan keabsahan data penelitian, peneliti menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi yaitu triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi asset based community development yang diterapkan oleh PKBM Al Muttaqin di Kelurahan Banjarsengon mencakup strategi problem based approach, need based aproach, right based approach, dan asset based approach. PKBM Al Muttaqin memulai dengan mengidentifikasi permasalahan utama, seperti pencemaran lingkungan akibat limbah ternak dan tingginya angka pengangguran pemuda, kemudian merancang program pengelolaan pupuk organik untuk mengatasinya. Program ini tidak hanya bertujuan mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan produksi dan pemasaran pupuk organik, sehingga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha baru. Dalam pelaksanaannya, PKBM Al Muttaqin melakukan perencanaan terstruktur (planning), pengorganisasian dengan pembagian tugas yang jelas (organizing), pelaksanaan melalui sosialisasi, praktik, hingga pendampingan (actuating) serta evaluasi secara berkala untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan (controlling). Berdasarkan pembahasan dari hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan yakni melalui strategi asset based community development dalam program pengelolaan pupuk organik di PKBM Al Muttaqin terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, menciptakan peluang ekonomi, dan mengoptimalkan potensi lokal serta mengatasi permasalahan yang dihadapi di Kelurahan Banjarsengon yakni pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran hewan ternak yang menumpuk dan tingginya angka pegangguran dikalang pemuda.

Description

upload by Teddy_19/01/2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By