Pemanfaatan dan Pelestarian Sumber Daya Alam Laut Melalui Local Wisdom Dalam Pemenuhan Kebutuhan Keluarga

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Abstract

Masyarakat adat di Indonesia merupakan komunitas yang masih memegang teguh nilai dan local wisdom dalam mengelola sumber daya alam. Salah satunya adalah Masyarakat Adat Pesisir Bawean di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Jawa Timur. Kehidupan masyarakat ini sangat bergantung pada laut, baik untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi maupun sosial. Namun, mereka juga menghadapi tantangan serius berupa modernisasi, ekspansi tambak udang, praktik penangkapan ikan yang merusak, serta perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan ekosistem laut. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam laut melalui local wisdom dapat menunjang pemenuhan kebutuhan keluarga pada Masyarakat Adat Pesisir Bawean. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian dipilih secara purposive dan terdiri dari nelayan, tokoh adat, serta sesepuh masyarakat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa local wisdom masih menjadi pedoman utama masyarakat dalam mengelola laut. Kearifan tersebut terwujud dalam pengetahuan tradisional melaut seperti membaca bintang, arah angin, dan tanda tanda alam; pembagian musim lokal yang dijadikan acuan dalam menentukan waktu melaut; penggunaan alat tangkap ramah lingkungan untuk menjaga populasi ikan serta ekosistem laut; serta keberadaan pantangan, mitos, dan larangan adat yang berfungsi sebagai kontrol sosial untuk mencegah eksploitasi berlebihan. Selain itu, ritual-ritual laut seperti slametan labuhan dan tradisi Among-Among dijalankan sebagai bentuk ungkapan syukur, penguatan solidaritas sosial, serta penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan. Kearifan lokal yang dijalankan masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga keseimbangan ekologis, tetapi juga mendukung kesejahteraan mereka. Hasil tangkapan ikan menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga, sementara pelestarian ekosistem mangrove dan terumbu karang membuka peluang pengembangan ekowisata. Dengan demikian, local wisdom berfungsi ganda sebagai strategi adaptif dalam menghadapi tantangan modernisasi sekaligus sebagai sarana mempertahankan identitas budaya masyarakat adat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan dan pelestarian sumber daya laut melalui local wisdom terbukti mampu menopang kebutuhan hidup, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan memperkuat nilai sosial budaya Masyarakat Adat Pesisir Bawean khususnya pada Kecamatan Sangkapura. Oleh karena itu, local wisdom dapat dijadikan basis penting dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam program kesejahteraan sosial dan pengelolaan wilayah pesisir.

Description

Reupload file repository 9 februari 2026_agus /feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By