Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum Dan Sesudah Initial Public Offering (Studi Empiris Pada Perusahaan Go Public Tahun 2020)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Initial Public Offering adalah langkah perdana perusahaan dalam menjual sahamnya kepada publik dan menjadi perusahaan terbuka. Langkah ini dianggap sebagai keputusan investasi yang lebih menguntungkan karena tidak menambah beban bunga bagi perusahaan. Alasan perusahaan melaksanakan IPO diantaranya karena alasan finansial yakni perbaikan struktur modal dan alasan non finansial seperti peningkatan profesionalitas dan meningkatkan kepercayaan publik. Pada tahun 2020, Indonesia menjadi negara pertama dengan jumlah perusahaan go public tertinggi di Asia Tenggara meskipun berada dalam situasi pandemi yang menurunkan tingkat pertumbuhan nasional hingga pada angka -2,07%.
Perusahaan yang telah melaksanakan IPO mendapatkan tuntutan untuk dapat meningkatkan kinerja keuangannya karena terdapat perubahan struktur modal menjadi lebih baik. Penilaian kinerja keuangan diantaranya menggunakan variabel likuiditas, variabel solvabilitas, variabel aktivitas, dan variabel profitabilitas. Untuk dapat mengetahui perubahan kinerja keuangan ini, perlu dilakukan perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah IPO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan yang go public tahun 2020 dengan membandingkan kinerja keuangan dua tahun sebelum dan sesudah IPO, yakni tahun 2018 hingga 2022.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Metode yang digunakan adalah uji beda berpasangan non parametrik wilcoxon signed ranks test. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laman Bursa Efek Indonesia dan laman resmi masing-masing perusahaan terkait Anggota sampel penelitian adalah 44 perusahaan pada masing-masing tahun 2018, 2019, 2021, 2022 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan ditinjau dari variabel likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio, variabel solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Asset Ratio dan variabel aktivitas yang diproksikan dengan Total Asset Turnover. Sebaliknya, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan ditinjau dari variabel profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Asset.
Description
Reupload file repository 6 Februari 2026_Ratna
