Kemitraan dalam Pelaksanaan Pendidikan Life Skill di Pkbm Al Farisi Kabupaten Nganjuk
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Tingginya angka pengangguran di Indonesia didominasi oleh lulusan
pendidikan formal, hal ini menunjukkan masih rendahnya keterampilan
vokasional dan kesiapan kerja lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja
yang terus berkembang. Kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja
menuntut adanya inovasi dalam pendekatan pendidikan, salah satunya melalui
pendidikan nonformal yang berorientasi pada pengembangan kecakapan hidup
(life skill). PKBM sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran penting
dalam memberikan pendidikan alternatif yang membekali peserta didik dengan
keterampilan akademik dan vokasional. Pelaksanaan pendidikan life skill di
PKBM tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan kekuatan internal
lembaga. Oleh karena itu, dibutuhkan kemitraan dengan berbagai pihak eksternal,
seperti dunia usaha dan industri, pemerintah, lembaga pelatihan, serta komunitas
lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan
mengenai kemitraan dalam pelaksanaan pendidikan life skill di PKBM Al Farisi
Nganjuk. Penelitian ini memiliki manfaat teoritis yaitu hasil penelitian diharapkan
dapat menambah pengetahuan, informasi, pemahaman, literatur dan bahan
referensi mengenai kemitraan dalam pelaksanaan pendidikan life skill.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penentuan
lokasi penelitian menggunakan purposive area yaitu di PKBM Al Farisi yang
beralamatkan di Dusun Sumurpandan, Desa Jekek, Kecamatan Baron, Kabupaten
Nganjuk Jawa Timur. Penentuan informan menggunakan teknik purposive
sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara,
observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data penelitian
menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dan triangulasi.
Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles and Huberman yaitu
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan di PKBM Al Farisi
meliputi tiga aspek utama: (1) Pengembangan program, PKBM bersama mitra
menyusun program pembelajaran yang berbasis minat dan kebutuhan peserta
didik. Kemitraan dengan mitra memberikan kontribusi dalam bentuk tutor
(sumber daya manusia), materi pelatihan yang relevan dengan dunia kerja, serta
fasilitas penunjang seperti komputer dan alat praktik. (2) Peningkatan kualitas
program, kualitas pembelajaran meningkat melalui pendekatan pembelajaran
berbasis praktik langsung. Peserta didik tidak hanya menerima materi secara
teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan nyata yang sesuai dengan bidang
keterampilan yang mereka pilih. Kegiatan pelatihan seperti sablon dan desain
grafis melibatkan langsung praktisi dari mitra, sehingga peserta memperoleh
pengalaman yang kontekstual dan aplikatif. (3) Perluasan jaringan program, salah
satu strategi PKBM adalah melalui pemanfaatan media sosial melalui berbagai
platform digital seperti situs web, Instagram dan WhatsApp. ini berfungsi sebagai
media promosi, dokumentasi, sekaligus membuka peluang kemitraan baru dengan
pihak lain yang tertarik terhadap program yang diselenggarakan. Kecakapan
akademik di PKBM Al Farisi dikembangkan melalui pembelajaran kontekstual
yang menekankan pada kemampuan berpikir ilmiah, kritis, dan sistematis.
Kecakapan vokasional dikembangkan melalui pelatihan berbasis praktik di bidang
sablon, desain grafis, tata boga, tata busana, dan komputer.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kemitraan dalam penyelenggaraan
pendidikan life skill di PKBM Al Farisi memberikan kontribusi nyata dalam
pengembangan program, peningkatan kualitas program, dan memperluas jaringan
program. Pembahasan tentang kemitraan dalam pelaksanaan pendidikan life skill
sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Masih ada banyak hal yang bisa digali dan
dikembangkan dalam topik kemitraan pada pendidikan life skill, misalnya
mengenai dampak jangka panjang dari kemitraan ini terhadap kesiapan kerja
lulusan, serta menganalisis faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam
menjalin kemitraan secara lebih luas.
Description
Reupload File Repositori 6 Februari 2026_Rudy K/Lia
